Breaking News:

Berita Denpasar

Kericuhan Pecah dalam Aksi Demo Aliansi Mahasiswa Papua di Renon Denpasar, Terjadi Aksi Lempar Batu

Kericuhan hingga aksi lempar batu terjadi dalam demo yang akan dilakukan Aliansi Mahasiswa Papua Komite Bali

Tangkapan layar kerusuhan/Adrian Amurwonegoro
Aksi demo di Kawasan Jalan Raya Puputan, Renon, Denpasar, Bali, Rabu 1 November 2021 - Kericuhan Pecah dalam Aksi Demo Aliansi Mahasiswa Papua di Renon Denpasar, Terjadi Aksi Lempar Batu 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kericuhan hingga aksi lempar batu terjadi dalam demo yang akan dilakukan Aliansi Mahasiswa Papua Komite Bali (AMP), namun dibubarkan aparat kepolisian tepatnya di depan Casa Bunga, Jalan Raya Puputan, Renon, Denpasar, Bali, Rabu 1 Desember 2021.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Bali, rencananya AMP Bali menggelar aksi unjuk rasa dalam rangka Memperingati 60 Tahun Deklarasi Kemerdekaan Papua Barat dengan tuntutan mencabut perpanjangan Otonomi Khusus Jilid II dan memberikan hak menentukan nasib sendiri bagi Bangsa West Papua.

Namun, lantaran tidak diizinkan oleh pihak kepolisian kericuhan pun pecah dalam aksi yang diikuti sekitar 35 orang peserta, hingga sempat menghambat arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat, sekitar pukul 08.10 Wita.

Kericuhan aksi lempar batu itu juga terekam dalam sebuah video amatir berdurasi 57 detik yang viral di media sosial.

Baca juga: VIRAL Video Anggota Kopassus Bentrok dengan Brimob di Papua Dipicu Rokok, Terdengar Tembakan

Para peserta juga tampak membawa tongkat dan batu.

"Giat aksi tersebut dilaksanakan sebagai agenda tahun yang wajib diperingati dan dilaksanakan oleh kelompok AMP Komite Bali," terang sumber Tribun Bali.

Rencana aksi akan dilaksanakan di Bundaran Renon samping Konsulat Amerika Serikat, namun pihak kepolisian sementara tidak mengizinkan aksi tersebut dilaksanakan di Bundaran Renon. (*).

Kumpulan Artikel Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved