Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Tabanan

Kisah Pehobi Aglonema Berharga Jutaan di Tabanan, Satu Helai Daun Capai Rp 4 Juta

Tanaman hias dengan warna ciamik kian digemari oleh masyarakat sejak pandemi, terutama dari kalangan ibu-ibu.

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Kolektor Tanaman Hias, Wina Natia saat menunjukkan salah satu jenis tanaman hias aglonema di Lapangan Dangin Carik Tabanan, Selasa 30 November 2021 - Kisah Pehobi Aglonema Berharga Jutaan di Tabanan, Satu Helai Daun Capai Rp 4 Juta 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Tanaman hias dengan warna ciamik kian digemari oleh masyarakat sejak pandemi, terutama dari kalangan ibu-ibu.

Puluhan tanam hias jenis aglonema tampak berjejer dipamerkan di salah satu stand acara pameran bonsai yang digelar di Lapangan Alit Saputra atau Lapangan Dangin Carik Tabanan, Bali, Selasa 30 November 2021.

Menariknya, tanaman hias Aglonema ini harganya semakin menjulang tinggi seiring waktu berjalan.

Bahkan, aglonema jenis golden hope berhasil dijual di kisaran Rp 3 juta hingga Rp 4 juta untuk sehelai daun.

Baca juga: Meski Pandemi, Peminat Tanaman Hias di Badung Tak Surut, Erna: Setiap Hari Ada Saja yang Beli

Sejauh ini para pehobi aglonrma tak lepas dari peran Greg Kambali yang terkenal sebagai sang penyilang tanaman.

Menurut pantauan di lapangan, sejumlah aglonema tampak berjejer rapi di atas rak tanaman yang sudah disediakan.

Selain memamerkan berbagai jenis aglonema, pemilik stand juga menyediakan pot tanaman serta rak tanaman berbahan besi.

Itu disediakan kepada para peminat yang mungkin membutuhkannya.

Kolektor Tanaman Hias, Wina Natia menuturkan, pihaknya mulai fokus bergelut di dunia tanaman hias, khususnya aglonema sejak tiga tahun yang lalu.

Saat itu, tanaman jenis aglonema ini masih belum terlalu high atau banyak peminatnya.

Namun, sejak 2019 ditambah dengan pandemi, nama aglonema ini kian meroket.

Terutama di kalangan ibu-ibu mengingat jenis tanaman aglonema ini menjual warna dari daunnya sendiri.

Secara umum, harga aglonema paling murah di harga Rp 100 ribu hingga paling mahal di angka puluhan juta rupiah.

"Jadi di sini yang dipamerkan dalam eksebisi ini seluruhnya aglonema. Setidaknya ada 500 jenis aglonema sebenarnya. Itu karena ada yang bermutasi dari segi warna dan juga bentuk daunnya," jelas Wina Natia saat dijumpai di Lapangan Dangin Carik Tabanan, Selasa 30 November 2021.

Wina melanjutkan, sejauh ini peminat tanaman jenis aglonema ini bervariasi, tergantung masyarakat.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved