Breaking News:

Berita Gianyar

Tak Boleh Berkerumun, Penanganan ODHA di Gianyar Door to Door

Di tengah masa pandemi covid-19, orang dalam HIV/AIDS (ODHA) di Kabupaten Gianyar, Bali dilakukan dengan sistem door to door.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Noviana Windri
intisari-online.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Di tengah masa pandemi covid-19, orang dalam HIV/AIDS (ODHA) di Kabupaten Gianyar, Bali dilakukan dengan sistem door to door.

Hal itu dikarenakan untuk mengindari kerumunan.

Selain itu, kondisi imun ODHA yang rentan, ditakutkan mereka terpapar covid-19 di luar rumah.

Berdasarkan data Pemkab Gianyar, Rabu 1 Desember 2021, sejak beberapa tahun ini, jumlah ODHA terus mengalami penurunan.

Tahun 2010 terdapat 132 kasus, 2011 ada 110 kasus, 2012 ada 85 kasus, di tahun 2013 terdapat 156 kasus, 2014 ada 155 kasus.

Baca juga: Kurangi Stigma Terhadap ODHA, Penderita HIV/AIDS Tak Perlu Dijauhi

Baca juga: Jaga Imunitas Saat Pandemi Covid-19: ODHA Harus Patuh Konsumsi Obat

Baca juga: Nakes di RSUD Sanjiwani Tak Ambil Jatah Staycation Menparekraf, Wadir Pelayanan: Mereka Setia Kawan

Di tahun 2015 sempat mengalami kenaikan di angka 177 kasus dan.

Namun di tahun berikutnya, tahun 2016 turun signifikan ke angka 36 kasus.

Di tahun 2017 menjadi 129 tersebut.

Sebanyak 70 persen ODHA didominasi oleh  berumur 20 sampai 39 tahun. 

Di Tahun 2018 lalu terdapat 86 kasus, 2019 sebanyak 177 kasus dan tahun 2020 sebanyak 77 kasus.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved