Ngopi Santai

Informasi yang Bercahaya

Hari-hari berlalu dan menjadi minggu demi minggu, si anak ternyata masih makan gula sebanyak sebelumnya.

Penulis: Sunarko | Editor: Sunarko
ilustrasi: i made dwi suputra
Ilustrasi orang menggunakan pengeras suara 

TRIBUN-BALI.COM - Suatu hari seorang ibu datang menemui Mahatma Gandhi. Si ibu meminta tolong kepada Gandhi.

“Tuan Gandhi, anak saya ketagihan makan gula. Tolong tuan, nasehati anak saya supaya tidak banyak makan gula. Engkau orang bijaksana, tolong ya. Saya sudah berkali-kali menasihatinya, tetapi entah mengapa hanya nasihatmu yang selalu didengarnya. Nasihat saya hanya dianggapnya angin lalu, walaupun saya orangtuanya,” pinta ibu itu kepada Gandhi.

“Tentu saja saya akan menasihati anak ibu,” jawab Gandhi.

Hari-hari berlalu dan menjadi minggu demi minggu, si anak ternyata masih makan gula sebanyak sebelumnya.

Si ibu tersebut kemudian menemui Gandhi lagi dan berkata:

”Tuan Gandhi apakah Anda masih ingat dengan apa yang saya pintakan kepada Anda beberapa minggu lalu mengenai kebiasaan anak saya makan gula? Anda bilang Anda akan menasihatinya, tetapi kenapa belum?”.

Gandhi lantas menjawab,”Saya sudah menasihati anak ibu supaya tidak makan banyak gula, tapi baru tadi pagi ini.”

“Mengapa setelah selama itu baru tuan nasihati?” tanya si ibu.

“Karena baru kemarin saya puasa makan gula,” jawab Gandhi.

Baca juga: Dunia dan Kehidupanmu Berubah Mengikuti Hatimu, Bukan Karena Kerja Kerasmu

Baca juga: Kemenjadian, Menyingkirkan Duri di Jalan dan Memberi Minum Anjing Kehausan

                                                                             ***

Sekelumit kisah di atas saya cuplik dari sebuah buku, dan katanya kisah itu tertulis dalam biografi Mahatma Gandhi, seorang tokoh penting dalam kemerdekaan India.

Kisah Gandhi tersebut menjadi salah-satu bahan obrolan saya dengan pak kyai selepas ngaji tadi pagi di surau.

“Apa yang dilakukan Gandhi jelas sudah benar. Dan memang demikianlah yang seharusnya dilakukan seseorang sebelum ia memberi nasihat orang lain,” terang pak kyai kepada saya.

Dalam kisah itu, pesan yang ingin disampaikan Gandhi adalah: sebelum menasihati seseorang, berusahalah untuk melakukan dahulu apa yang anda nasihatkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved