Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
TERKINI Kasus Subang, Dua Hari Diperiksa Marathon di Polda Jabar, Polisi Cecar Luka di Tubuh Danu
Kepada penyidik, Danu mengaku luka di kaki dan tangannya itu ada karena memang kulitnya sensitif, digaruk sedikit saja sudah luka.
TRIBUN-BALI.COM, SUBANG - Saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Muhammad Ramdanu alias Danu (21) kembali menjadi perhatian publik di tengah upaya kepolisian mengungkap pelaku pembunuha di Subang tersebut.
Danu adalah orang dekat keluarga korban. Danu adalah keponakan Tuti Suhartini, juga sepupu Amalia Mustika Ratu yang menjadi korban pembunuhan keji pada 18 Agustus 2021 lalu.
Danu hafal betul kebiasaan Tuti dan Amalia, dua korban yang mayatnya ditemukan ditumpuk di bagasi mobil Alphard.
Baca juga: UPDATE KASUS SUBANG: Kini Jalani Tes Kejiwaan, Danu Sempat Rasakan Mual Diperiksa 11 Kali
Kedekatan itu terungkap saat Danu selesai menjalani pemeriksaan marathon di Polda Jabar, Selasa (7/12/2021).
Danu yang saat itu diantar pulang youtuber Heri Susanto sempat mampir ke sebuah rumah makan.
Di sana mereka mengisi perut dengan menu lalapan ayam kampung.
Baca juga: Update Kasus Subang, Danu Menahan Tangis Pikirkan Tuti dan Amalia, Ada yang Jadi Tanda Tanya
"Danu capek abis memberikan keterangan. Abis mengerjakan 100 soal lebih," terang Heri Susanto menyinggung soal tes kesehatan yang dijalani Danu pada Selasa Siang.
Saat itu lah, Danu menyahut kalau tempat makan itu biasa didatangi oleh almarhumah Tuti dan Amalia.
"Tempat biasa almarhumah makan di sini," ungkap Danu yang memang dikenal akrab dengan korban yang tak lain adalah bibi dan sepupunya.
Baca juga: UPDATE KASUS SUBANG: Kondisi Terkini Mimin Pasca Pemeriksaan, Hingga Danu Dites Kesehatan, Ada Apa?
Dari video yang diunggah channel youtube Heri Susanto ini tampak tak ada rona ketakutan dari wajah Danu.
Sebelum makan, Danu pun mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah menyuportnya.
"Terimaksih atas doanya, suportnya seluruh rakyat indonesia yang telah menyuport dan mendoakan Danu," ungkapnya.
Baca juga: Kasus Subang: Ini Data Lengkap Kegiatan Danu di Hari Kematian Tuti dan Amalia, Ada yang Aneh?
Diminta Menginap di Polda
Pemeriksaan marathon dua hari yang dijalani Danu sempat membuat pemuda 21 tahun ini tidak bisa pulang ke Subang.
Pihak penyidik sempat meminta Danu untuk menginap di Mapolda Jabar, namun hal itu tidak dilakukan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/harapan-danu-terkait-kasus-subang.jpg)