Breaking News:

Berita Klungkung

Tiga PNS Klungkung Dapat Sanksi Selama 2021, Kasus Pencabulan Anak hingga Judi

Sepanjang tahun 2021 ini, ada 3 PNS di Kabupaten Klungkung yang diganjar sanksi, kasus pencabulan anak hingga judi

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Sang Putu S (berpakaian oranye) saat dimintai keterangan di Sat Reskrim Polres Klungkung, Selasa 18 Mei 2021. Sepanjang tahun 2021 ini, ada 3 PNS di Kabupaten Klungkung yang diganjar sanksi, kasus pencabulan anak hingga judi. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Sepanjang tahun 2021 ini, ada 3 PNS di Kabupaten Klungkung yang diganjar sanksi.

Mereka tersangkut masalah hukum, serta ada yang melakukan pungli (pungutan liar).

Kabid Penilaian Kerja Aparatur dan Penghargaan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pemkab Klungkung, I Wayan Dhiantara menjelaskan.

Tahun 2021 ini ada 3 PNS di Kabupaten Klungkung yang telah dikenakan sanksi.

Selain Sang Putu S yang diberhentikan sebagai PNS karena kasus pencabulan pada anak.

Baca juga: Diberhentikan sebagai PNS, Pelaku Pencabulan Anak di Klungkung Tetap Dapat Pensiunan

Sebelumnya ada oknum dokter spesialis bedah di Kabupaten Klungkung dikenakan sanksi disiplin penurunan pangkat.

Alasannay karena sudah dua kali melakukan perbuatan pelanggaran disiplin.

Dokter berinisial B itu ketauan melakukan pungli ke pasiennya.

"Sanksi itu sudah kami proses dan sudah diberlakukan ke oknum dokter tersebut," ujar Wayan Dhiantara, Rabu 8 Desember 2021.

Selain itu, ada juga oknum guru di Nusa Penida berinisial I Made A yang ditangkap dan divonis bersalah karena kasus perjudian.

Ia dikenakan hukuman disiplin berat berupa penurunan jabatan setingkat lebih rendah selama 12 bulan.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved