Berita Badung
Polisi di Polsek Mengwi Hadang Puluhan Pendemo di Depan Gardu Induk PLN Mengwi
proses simulasi yang dilaksanakan polsek mengwi kepada satuan pengaman (satpam) di PT.l (persero) UPT Bali, Dijalan Raya Abianbase, Kapal, Mengwi,
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Noviana Windri
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Personel Polsek Mengwi Menghadang puluhan orang pendemo didepan pintu gerbang Obyek Vital Nasional Gardu Induk Kapal. Pendemo yang ingin masuk langsung dihalang dengan menutup pintu pagar.
Begitulah proses simulasi yang dilaksanakan polsek mengwi kepada satuan pengaman (satpam) di PT.l (persero) UPT Bali, Dijalan Raya Abianbase, Kapal, Mengwi, Badung dalam melatih ketrampilan saat ada pendemo pada Jumat 10 Desember 2021.
Kapolsek Mengwi Akp Nyoman Darsana, S.H yang memimpin langsung kegiatan Simulasi Tanggap Darurat di Obyek Vital Nasional Gardu Induk Kapal itu pun mengatakan simulasi dilakukan untuk menyiapkan ketrampilam satpam. Tidak hanya antisipasi kepada pendemo, antisipasi akan kebakaran juga dilakukan.
"Pelatihan ini sehubungan dengan pelaksanaan Tanggap Darurat sesui dengan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019, Implementasi Sistim Manajemen Pengawasan (SMP) dari Sistim Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja dilingkungan PLN (Persero) Unit Pelaksanaan Transmisi Bagian Timur dan Bali, yang diselenggarakan dihalaman kantor PT.l (persero) UPT Bali, Dijalan Raya Abianbase, Kapal, Mengwi - Badung," katanya.
Dalam kegiatan tersebut terdapat tiga jenis pelatihan diantaranya Pelatihan Kebakaran, Pelatihan Keterampilan Satpam dan Simulasi Tanggap Darurat yang diikuti oleh 24 orang satpam yang bertugas di kantor UPT Bali.
Baca juga: Simak Jadwal Siaran Langsung Borneo Vs Arema: Kesempatan Singo Edan Gusur Persib
Baca juga: 5 Arti Mimpi Tentang Melahirkan, Tanda Kamu Menjadi Wali Pernikahan Teman
Baca juga: VIRAL Angin Puting Beliung di Pantai Pererenan Badung, Atap Warung Milik Warga Beterbangan
Pihaknya mengatakan pelatihan yang dilaksanakan untuk melatih keterampilan dan kesigapan petugas Satpam yang bertugas di Obyek Vital Nasional PLN.
"Ketika ada bencana atau masalah satpam harus sigap dan bisa menentukan keputusan untuk mengambil langkah yang tepat. Jangan sampai dibiarkan hingga merugikan perusahaan," ucapnya
Nyoman Darsana, S.H selaku penaggung jawab kegiatan juga menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan simulasi tanggap darurat bersama pihak kepolisan dengan PLN merupakan bentuk pelatihan dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan dan ancaman yang terjadi dilingkungan atau kawasan PLN Kapal
"Pada intinya simulasi bertujuan untuk meningkatakan ketrampilan setiap pegawai PLN dan petugas kepolisian dalam mengantisiapsi terjadinya bahaya dan aksi huruhara," ujarnya usai memberikan Sambutan.
Baca juga: Kasus Pencurian Piranti Gong di Tabanan Masih Buram, Polisi Telusuri Penampungan Barang Curian
Baca juga: Indonesia Peringkat Kelima Terbanyak Divaksin Covid-19, Vaksinasi di Bali Tahap Kedua 89 Persen
Baca juga: LATIHAN Soal SBMPTN TPS 2022 Beserta Pembahasannya
Lebih lanjut dirinya mengatakan, kegiatan pelatihan yang dilaksanakan berjalan dengan aman dan lancar seiring dengan ketanggapan segenap peserta pelatihan.
Kendati demikian pihaknya berharap apabila terjadi aksi huru hara yang mengancam terhadap ketersediaan listrik bagi segenap masyarakat Bali dapat diantisipasi lebih awal.
"Kita juga siap membantu jika terjadi tindakan kriminalitas di wilayah PLN termasuk wilayah hukum Polsek Mengwi," tegasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/polsek-mengwi-saat-melakukan-simulasi-keterampilan-kepada-satpam.jpg)