Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Badung

PHRI Badung Optimis Kunjungan Wisatawan Saat Libur Nataru Capai 15 Ribu Orang per Hari

Diprediksi saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) kunjungan wisatawan di angka 15 ribu per hari dari 10 ribu saat ini.

Tayang:
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Agus Aryanta
Ketua PHRI Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pariwisata di Bali khususnya Badung diharapkan bisa menggeliat setelah pemerintah tidak jadi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Kendati ada Instruksi Mendagri Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, namun diharapkan kunjungan wisatawan bisa terus meningkat.

Bahkan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung tetap optimis kunjungan wisatawan khususnya domestik meningkat.

Diprediksi saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) kunjungan wisatawan di angka 15 ribu per hari dari 10 ribu saat ini.

Baca juga: Langgar Sempadan Sungai, Satpol PP Badung Rumah Kos yang Tergenang Air di Jl Dewi Sri Kuta Dibongkar

Ketua PHRI Badung  I Gusti Agung Rai Suryawijaya saat dikonfirmasi Minggu 12 Desember 2021 sangat mendukung kebijakan pemerintah.

Kendati demikian, dirinya mengaku kunjungan wisatawan pasti akan meningkat saat nataru.

"Pasti meningkat kunjungan wisatawannya, karena Bali banyak terdapat destinasi wisata," kata Suryawijaya.

Pihaknya mengaku meski nanti diberlakukan InMendagri Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 wisatawan tetap akan bisa menikmati liburnya.

Pasalnya dalam inmendagri tersebut dilarang ada perayaan yang berlebihan.

"Kalau sudah ditetapkan mengganti PPKM, kita cukup turunkan Satgas-satgas covid-19 di Badung.

Mereka bisa memantau kegiatan yang dilaksanakan agar tetap menaati protokol kesehatan," tegasnya

Pihaknya mengakui untuk tingkat kunjungan wisatawan saat ini rata-rata 10 ribu per hari.

Namun jika waktu libur seperti sabtu dan minggu akunya mencapai 11 ribu per harinya.

"Semuanya domestik, ini kita lihat dari penerbangan di Bandara Ngurah Rai. Semoga kedepannya meningkat," harapnya.

Baca juga: Kejar Target Vaksin, BINDA Bali dan Dinkes Badung Gelar Vaksinasi di Kawasan Pecatu

Kendati demikian secara pribadi, dirinya memprediksi saat Nataru kunjungan wisatawan di angka 15 ribu per hari.

Hal itu pun bisa meningkatkan okupansi hotel yang ada di Badung.

"Tidak ada sedikit, yang penting ada saja kunjungan agar pariwisata tidak stagnan. Ekonomi juga harus jalan perlahan," bebernya.

Lebih lanjut dirinya mengaku okupansi hotel di Badung saat ini mencapai 35 persen.

Hanya saja semua itu masih jauh mengingat Nataru sebelum covid-19 wisatawan ke Bali sangat banyak.

Seperti diketahui, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan Instruksi Mendagri Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Aturan tersebut pun mulai berlaku pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Jadi ketika peraturan tersebut nantinya berlaku, maka Inmendagri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat Libur Nataru akan dicabut dan tidak berlaku lagi. (*)

Artikel lainnya di Berita Badung

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved