Breaking News:

Berita Bangli

Akibat Hujan Deras di Bangli, Tembok Penyengker SDN 6 Tembuku Jebol

Hujan deras di Kabupaten Bangli yang terjadi pada Selasa (14/12) mengakibatkan tembok penyengker di SDN 6 Peninjoan jebol.

ist
Kondisi tembok penyengker di SDN 6 Peninjoan, Tembuku yang jebol akibat hujan deras. Rabu (15/12) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Hujan deras di Kabupaten Bangli yang terjadi pada Selasa (14/12) mengakibatkan tembok penyengker di SDN 6 Peninjoan jebol.

Proses belajar mengajar pun menjadi terganggu. Sebab satu ruang kelas yang ada disekitarnya rawan amblas.

Kepala Sekolah SDN 6 Peninjoan, Sang Ayu Nyoman Rauh menjelaskan, jebolnya tembok penyengker diketahui sekitar pukul 16.00 Wita.

Pada saat itu, wilayah sekitar sedang turun hujan deras sehingga menyebabkan aliran air di got yang ada dibawah tembok tersebut sangat besar.

"Kemungkinan karena besarnya volume air hujan di got itu, menyebabkan tembok penyengker sekolah menjadi tergerus dan jebol," ucap Sang Ayu Rauh, Rabu (15/12).

Baca juga: Bencana Tanah Longsor Tutup 4 Akses Jalan di Temukus Karangasem

Baca juga: Diguyur Hujan Semalaman, Jalur Desa Tiga di Bangli Tertutup Longsor

Baca juga: Rumah Warga Banjar Asah Tabanan Tertimbun Longsor, Kelian Dinas: Tak Ada Tanda-tanda

Sang Ayu mengatakan, panjang tembok penyengker yang jebol yakni 15 meter. Bangunan ini berada di dekat ruang kelas IV.

Pihaknya khawatir jika kembali terjadi hujan deras, bukan tidak mungkin ruang kelas ini ikut terdampak. 

"Hari ini proses belajar mengajar seluruh kelas, kami kembalikan ke daring. Karena kami khawatir tidak bisa mengawasi jika anak-anak bermain di lokasi kejadian. Kebetulan hari ini Kadisdikpora Bangli bersama Kasi Sarpras, Komite, Kadus, dan pihak terkait lainnya juga sudah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian," ucapnya.

Disinggung mengenai kapan perbaikannya, Sang Ayu mengaku belum mengetahui secara pasti.

Namun yang pasti, kerusakan ini telah dilaporkan pada pihak dinas.

"Mengenai proses belajar mengajar, hanya hari ini saja kami berlakukan daring, sedangkan besok masuk seperti biasa. Hanya saja untuk anak kelas IV yang berjumlah 12 orang, sementara akan menempati ruang perpustakaan," tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kadisdikpora Bangli, Komang Pariarta mengaku belum bisa memberikan perkiraan berapa anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan kerusakan.

Ia juga mengaku akan mengkomunikasikan dengan pimpinan, terkait sumber dana yang bisa digunakan untuk perbaikannya. 

Baca juga: Parkir di Atas Pura Taman Beji Ubung Denpasar Longsor, Bale Pesandekan Ambruk Tertimpa Longsoran

"Apakah bisa menggunakan dana BOS, atau sumber dana yang lain, kami konsultasikan dulu. Namun yang pasti, perbaikan ini harus segera dilakukan karena bangunan ruang kelas di dekat tembok penyengker yang roboh, juga rawan terdampak," tandasnya. (mer)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved