Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kehadiran Amazon Web Services Region di Indonesia Bakal Ciptakan Puluhan Ribu Lapangan Kerja

AWS Asia Pasific Jakarta Region memungkinkan para pelanggan untuk menjalankan beban kerja dan menyimpan data digital dengan aman di Indonesia,

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Infographics AWS Investment di Indonesia 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwongoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Amazon Web Services, Inc., perusahaan Amazon.com, Inc. (NASDAQ: AMZN) mengumumkan dibukanya secara resmi AWS Asia Pacific Jakarta Region atau kumpulan beberapa pusat data dengan nilai investasi mencapai Rp 15 Triliun dan digadang-gadang mampu membuka puluhan ribu lapangan kerja.

AWS Asia Pasific Jakarta Region memungkinkan para pelanggan untuk menjalankan beban kerja dan menyimpan data digital dengan aman di Indonesia, sekaligus menghadirkan layanan dengan latensi yang lebih rendah kepada pelanggan mereka.

Sebagaimana disampaikan Vice President of Infrastructure Services, AWS, Prasad Kalyanaraman, dalam press conference secara virtual yang diikuti Tribun Bali melalui aplikasi Amazon Chime, pada Selasa 14 Desember 2021.

"Bersamaan dengan dibukanya AWS Asia Pacific (Jakarta) Region, dampak ekonomi dari investasi pembangunan dan operasional AWS Asia Pacific (Jakarta) Region baru ini diharapkan akan menciptakan 24.700 lapangan pekerjaan, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan estimasi nilai investasi yang direncanakan sebesar $5 miliar (Rp71 triliun) bagi perekonomian Indonesia," papar dia

Baca juga: Kerjasama dengan Amazon Web Services, Diskominfos Tingkatkan Bali Smart Island dengan Layanan Cloud

Ratusan ribu pengguna AWS di seluruh Asia Pasifik telah berinovasi dengan menggunakan layanan AWS. Para pengembang, start up, wirausahawan, dan perusahaan-perusahaan berskala besar, serta pemerintah, dunia pendidikan, dan organisasi-organisasi nirlaba dapat menjalankan aplikasi-aplikasi serta melayani pelanggan-pelanggan mereka dari kumpulan beberapa pusat data yang berlokasi di Indonesia.

Mereka juga dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi-teknologi AWS guna mendorong lahirnya inovasi-inovasi.

Dalam kurun waktu 15 tahun ke depan, AWS Asia Pacific (Jakarta) Region baru ini diestimasikan juga akan berkontribusi terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia sebesar $10,9 miliar (Rp155 triliun).

“Cloud menghadirkan beragam peluang bagi organisasi-organisasi, terlepas dari skala maupun jenis organisasinya dari pelaku bisnis atau perusahaan-perusahaan, institusi pendidikan, hingga lembaga-lembaga pemerintahan untuk mentransformasikan kegiatan operasional mereka serta menghadirkan pengalaman-pengalaman yang benar-benar baru dan menyeluruh bagi para pelanggan mereka,” kata dia.

“AWS dengan penuh suka-cita mengumumkan dibukanya Region baru kami di Asia Pasifik guna membantu berbagai institusi, startup-startup inovatif, dan perusahaan-perusahaan terkemuka dunia yang ada di Indonesia, menghadirkan aplikasi-aplikasi yang didukung oleh cloud untuk turut menjadi motor pembangunan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia," sambungnya.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan, organisasi-organisasi dari berbagai industri di Indonesia saat ini dapat mengambil keuntungan dari kehadiran AWS Asia Pacific (Jakarta) Region seperti biaya yang lebih rendah, meningkatkan agilty, dan mendorong lahirnya inovasi-inovasi.

Infrastruktur yang dikembangkan oleh penyedia cloud terkemuka di dunia memainkan peran penting dalam mempercepat pertumbuhan perekonomian digital tanah air.

“Kami berharap teknologi cloud AWS akan membantu kami mencapai visi dan tujuan yang digariskan dalam cetak biru Sistem Pembayaran Indonesia 2045, mendigitalkan sepenuhnya sistem pembayaran nasional dan mengintegrasikan banyak pemangku kepentingan dan kegiatan ekonomi di bawah prinsip panduan keamanan dan perlindungan data," kata Perry.

Dengan diluncurkannya AWS Asia Pacific (Jakarta) Region, AWS memiliki 84 Availability Zone di 26 wilayah geografis secara global, dan memililki rencana untuk mengumumkan peluncuran 24 Availability Zone lagi serta delapan AWS Region lainnya di Australia, Kanada, India, Israel, Selandia Baru, Spanyol, Swiss, dan Uni Emirat Arab.

AWS Region terdiri dari Availability Zone yang menempatkan infrastruktur di lokasi geografis yang terpisah dan berbeda.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved