Breaking News:

Adv

Melalui KUR BRI Dukung Perkembangan UMKM, Sri : Usaha Saya Sangat Terbantu Dengan KUR

Melalui KUR BRI Dukung Perkembangan UMKM, Sri : Usaha Saya Sangat Terbantu Dengan KUR

ist
pembinaan UMKM dari BRI di usaha kluster Kripik Sulatri. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketika ditemui di UMKM Kluster Kripik Ayam Biru di Kota Denpasar, I Ketut Winaja selaku Kepala Unit BRI Unit Penatih mengatakan untuk klaster dilingkungan Kripik Sulatri anggota intinya berjumlah 6 orang yang memang benar-benar memproduksi kripik ayam. Dalam hal ini BRI juga mensupport usaha-usaha tambahan lainnya dan bahan-bahan pembuatan kripik seperti distributor kepala ayam. Untuk menyatukan UMKM ini agar menjadi satu misi, Ketut pun mengakui terdapat kendala.

"Untuk kendala apapun kegiatan kita kendala itu pasti ada. Namun tidak masalah bagi kita. Kendala pertama memang kita mempersatukan beberapa usaha kecil yang memiliki satu misi sehingga bisa kita kembangkan dengan tujuan yang sama. Sehingga tidak masalah bagi kita. Semua kita rangkul hingga menjadi kluster usaha Kripik Sulatri," ungkapnya pada, Jumat (17 Desember 2021).

Sementara itu, Ida Ayu Rista Dewi selaku Mantri BRI unit Penatih berharap kedepannya kepada UMKM Kripik Sulatri dapat mengembangkan usahanya termasuk pada penjualannya dan bisa meningkatkan produknya hingga naik kelas.

"Dan semoga usaha ini dapat memotivasi yang lain seperti tetangga sekitar mungkin yang ingin membuka usaha bisa kita kasih pelatihan untuk membuka usaha bersama juga," kata, Rista.

Untuk masyarakat yang ingin meminjam dana melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI, Rista menjelaskan terdapat beberapa syarat. Diantaranya, harus memiliki usaha minimal sudah berjalan 6 bulan, selain itu ketika pengajuan UMKM agar melengkapi dokumen seperti Kartu Keluarga dan dokumen pendukung lainnya. Untuk sementara ini limit pinjaman KUR BRI maksimal Rp. 50 juta.

Sementara itu, Ni Luh Sri Wahyuningsih selaku pemilik usaha kripik biru ini mengatakan sangat berterima kasih dengan adanya pinjaman KUR dari BRI. Melalui pinjaman tersebut, akhirnya Sri bisa lebih mengembangkan secara luas usaha kripiknya entah dari segi modal, peralatan hingga pada persediaan bahan bakunya.

Serupa dengan Sri, pemilik UMKM, Industri Onde-onde yang berada di Jalan Ahmad Yani, Denpasar yakni Muhamad Nassir mengatakan sangat bersyukur karena usahanya terbantu berkat KUR dari BRI.

"Sangat terbantu dengan kehadiran BRI. Kalau tidak kenal KUR saya bisa pulang kampung. Dari pinjaman BRI ini usaha saya semakin berkembang bahkan saya bisa membeli mobil dan rumah di Jawa. Kini saya sudah memiliki 12 pengepul dan saya hanya kerja dari rumah saja untuk membuat onde-onde," terang, Nasir.

Nassir pun berharap kedepannya limit pinjaman dari KUR BRI bisa ditingkatkan lagi jumlahnya dan bunganya tidak alami kenaikan. (*)

Baca juga: Simak Kondisi Terkini Kapten Fadil Sausu Jelang Putaran Kedua Liga 1 Indonesia

Baca juga: Siap Amankan Listrik Selama Nataru, PLN Siagakan 760 Personil

Baca juga: UPDATE: Jenazah I Nengah Yudi Ditemukan 15 Meter dari Lokasi Jatuh

Berita Lainnya

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved