Berita Denpasar
Mural di Tukad Badung Divandal, Kabid PUPR Denpasar: Saya Baru Tahu Perihal Itu
Mural di Tukad Badung, Kota Denpasar, Bali, divandal oknum tak bertanggungjawab
Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Mural yang berada di Tukad Badung, Kota Denpasar, Bali.
Tepatnya di bawah jembatan Jalan Hasanuddin Denpasar, Bali, dirusak atau divandal oleh oknum tak bertanggungjawab.
Diduga perusakan mural ini baru dilaksanakan tahun 2021 ini.
Mural ini merupakan mural 3D yang dibuat akhir tahun 2018 lalu.
Baca juga: Belasan Seniman Kreasikan Mural di The Hub Bali
Pembuatan mural tersebut merupakan lanjutan dari penataan kawasan Tukad Badung.
Kurang lebih, ada sekitar 9 mural di sana.
Mulai dari bentuk kura-kura, ikan hiu, kuda, pemandangan, hingga celuluk.
Namun dari pantaun Tribun Bali, Minggu 19 Desember 2021, kini 5 mural sudah dirusak dengan corat-coret tidak jelas.
Bahkan satu mural bergambar kura-kura juga dirusak total dengan tulisan besar yang terbaca "Gank".
Mural ini dibuat di tembok di pinggir Tukad Badung sepanjang sekitar 100 meter.
Dua dinas, yakni Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan atau Dinas Perkim dan Dinas PUPR Kota Denpasar pun saling lempar tanggungjawab terkait mural ini.
Dikonfirmasi, Kabid Pertamanan Dinas Perkim Kota Denpasar IA Widhianasari mengatakan hal tersebut menjadi tanggungjawab Dinas PUPR.
"Mohon maaf kalau mural yang itu ranahnya di PUPR.
Itu teman-teman di PU yang menangani," katanya.
Baca juga: 4 Nama Graffiti serta Mural Artis Ini Turut Berpartisipasi Dalam Posted Jamming Surya Subratha