Berita Karangasem
Ni Luh Nia Terkena Reruntuhan Batu Saat Turun dari Gunung Agung Karangasem
Pemedek yang naik ke puncak diperkirakan sekitar 50 orang dan membawa sarana prasarananya. Seperti bebantenan dan sesaji
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Ni Luh Nia (13), pemedek asal dari Banjar Batumadeg, Desa Tista, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem alami luka di bagian kepala saat mendaki Gunung Agung, Senin (20/12/2021) dini hari.
Yang bersangkutan alami luka di bagian kepala hingga tak sadarkan diri.
Informasi di apangan, yang bersangkutan mendaki ke Gunung Agung untuk nuwur tirta ke atas Puncak Gunung Agung dalam rangka karya di Pura Mekah.
Pemedek yang naik ke puncak diperkirakan sekitar 50 orang dan membawa sarana prasarananya. Seperti bebantenan dan sesaji.
Baca juga: Tak Semua Lontar Boleh Dikonversi Digital, Museum di Dukuh Penaban Karangasem Mulai Ramai Kunjungan
Kabid Kesiapsiagaan dan Kebencanaan, BPBD Karangasem, Putu Eka Tirtana, mengaku, rombongan pemedek naik ke atas pukul 02.00 wita.
Jumlahnya sekitar 50 orang pemedek. Tidak ada hambatan selama perjalanaan ke atas. Prosesi nuwur tirta di puncak berjalan lancar.
Rombongan pemedek turun dari Puncak sekitar pukul 09.20 wita.
Saat akan turun tiba - tiba batu jatuh dari atas, dan mengenai kepala korban hingga luka.
"Kejadian sekitar 100 meter dari puncak Gunung Agung,"ungkap Putu Eka Tirtana.
Korban sempat tidak sadarkan diri di puncak.
Setelah terkena batu, korban langsung tak sadarkan diri sekitar 15 menit.
Setelah sadarkan diri korban di evakuasi ke Pura Pasar Agung Selat oleh Pecalang bersama keluarga korban, dan langsung dievakuasi ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pengobatan dari tim medis.
"Sesampainya diparkiran Pura Pasar Agung Selat korban langsung di bawa ke Puskesmas Selat supaya dapat pemeriksaan lebih lanjut.
Untuk saat ini korban sudah dibolehkan pulang ke Puskesmas," imbuhnya.
Baca juga: Kunjungan Wiastawan ke Museum Lontar Karangasem Mulai Menggeliat, Kebanyakan Penggiat & Akademisi
BPBD Karangasem mendapat informasi dari tim PSC Karangasem.
Akibat kejadian, kepala yang bersangkutan mendapat 5 jaritan karena luka.
Setelah itu kondisi si korban kembali membaik.
Tim medis memperbolehkan pulang bersangkutan.
Untuk pemedek lainnya turun dalam kondisi selamat. Rombongan sampai di bawah diperkirakan siang.(*)
Artikel lainnya di Berita Karangasem
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pemedek-yang-terkena-reruntuhan-batu-mendapat-perawatan-dari-tim.jpg)