Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

UPDATE PEMBUNUHAN SUBANG: Yoris Didatangi Tuti dan Amalia, Utarakan Satu Permintaan

UPDATE PEMBUNUHAN SUBANG: Yoris Didatangi Tuti dan Amalia, Utarakan Satu Permintaan

Tayang:
Facebook Yoris/Tribun Jabar/Kolase Tribun Bogor
Tuti dan Amalia 

TRIBUN-BALI.COM, SUBANG - Kapolda Jabar, Irjen Pol Suntana telah mengkonfirmasi akan segera mengumumkan pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.

Polisi telah melakukan penyelidikan kasus pembunuhan keji itu selama 126 hari namun, belum ada satu pun orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

Motif pembunuhan di Jalancagak pada 18 Agustus 2021 itu juga hingga saat ini belum terungkap.

Korban pembunuhan tak bermoral itu adalah Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).

Baca juga: TERKINI KASUS SUBANG: Yanti Jubaedah Minta Nyawa Dibayar Nyawa, Orang Dekat Bisa Jadi Tersangka

Hingga kini, Yoris (34) anak tertua Tuti yang juga kakak Amalia mengaku sering memimpikan kedua almarhumah. 

Yoris mengatakan, selama 126 hari ditinggalkan oleh kedua orang tersayangnya itu, ia pernah memimpikan sosok keduanya seperti mengajak jalan-jalan ke tempat yang sangat indah.

"Pernah waktu itu mimpi Mamah bilang ke saya minta anter, sama Amalia juga, terus diajak jalan-jalan, tapi jalannya itu tuh beda banget, enak banget indah-lah begitu," ucap Yoris kepada TribunJabar.id, Senin (20/12/2021). 

Dalam mimpi tersebut, kata Yoris, ibu serta adiknya menyampaikan pesan.

Baca juga: KASUS SUBANG TERBARU: Jelang Penangkapan Eksekutor, Mabes Polri Beri Sinyal? Ada Sosok yang Merapat

Mereka berterima kasih kepada Yoris.

Namun Yoris tidak mengetahui maksud perkataan ibunya dalam mimpi tersebut.

Setelah itu ibunya langsung menghilang. 

"Setelah itu, Mamah sama Amalia ngomong dan berterima kasih ke saya katanya terima kasih sudah menemani selama ini. Abis itu langsung menghilang, mungkin itu aja sih," katanya. 

Hari Sabtu (18/12/2021) kemarin tepat empat bulan kasus Subang berlalu.

Di tanggal 18 Desember seharusnya Amalia Mustika Ratu berulang tahun.

Tanggal 18 Agustus 2021, Amalia menjadi korban perampasan nyawa ibu dan anak di Subang.

Ia ditemukan meninggal dunia bersama sang ibu, Tuti Suhartini (55).

Jasad keduanya disimpan oleh pelaku di bagasi mobil Alphard.

Kakak Amalia, Yoris (34), mengatakan, sang adik tidak pernah merepotkan keluarga di saat momen ulang tahun. 

"Amalia itu tidak pernah neko-neko orangnya, enggak pernah minta hal-hal yang aneh, apalagi di momen ulang tahun tidak pernah merepotkan," ucap Yoris kepada TribunJabar.id saat dihubungi melalui sambungan seluler, Jumat (17/12/2021). 

Namun, Yoris mengatakan pada momen ulang tahun di tahun 2021 ini, Amalia pernah meminta kepada Yoris untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di Kota Bandung untuk berlibur. 

"Cuman itu aja sih, dia (Amalia) minta jalan-jalan sama Mamah juga ngajak ke Bandung liburan tahun baru juga di salah satu hotel yang ada di Bandung," katanya. 

"Sedih kalo misalkan mengingat hal itu, sudah tidak akan bisa terjadi, saya hanya bisa mendoakan saja," katanya. 

Yoris juga tak henti berharap polisi bisa segera mengumumkan siapa dalang di balik kasus tersebut. 

Secara tak langsung, Yoris meminta kepada Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana untuk segera mengakhiri kasus dengan cara mengumumkan kepada publik siapa pelaku perampasan nyawa ibu dan anak di Subang dalam waktu dekat ini. 

"Ya, untuk harapan mah masih cepet terungkap, Pak Kapolda Jabar supaya cepat merilis siapa pelakunya tersangkanya," ucap Yoris kepada TribunJabar.id saat dihubungi melalui sambungan seluler, Kamis (16/12/2021). 

Dengan terungkapnya kasus kematian Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23) itu, Yoris bersama keluarga lainnya akan merasa tenang dan tidak terlalu berlarut-larut dalam kesedihan. 

"Kalo sudah terungkap, kita bersama keluarga tentu senang dan merasa tenang, kasian mamah dan Amalia," katanya. 

Kasus kematian Amalia bersama dengan sang ibunda Tuti sudah memasuki hari ke-125.

Kasus tersebut masih belum bisa diungkap oleh pihak kepolisian. 

Sebelumnya, Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana pun mengatakan kasus perampasan nyawa tersebut akan segera diumumkan kepada publik pada waktu dekat.

Dalam Waktu Dekat

Ada perkembangan terbaru kasus Subang.

Hal ini dikatakan oleh Kapolda Jabar, Irjen Pol Suntana, saat mengunjungi Subang, Selasa (14/12/2021).

Kapolda meminta masyarakat untuk tetap mendoakan pihak kepolisian agar kasus yang sudah berlangsung selama 120 hari ini cepat terungkap. 

"Mohon doa restunya, insya Allah kami sudah mengumpulkan beberapa saksi, ya," ucap Kapolda saat meninjau gerai Vaksinasi Covid-19 di Polres Subang, Selasa (14/12/2021) kemarin. 

Saat ditanya wartawan terkait dengan kabar penetapan tersangka dalam kasus perampasan nyawa ini, Kapolda pun dengan tegas menyatakan dalam waktu dekat pihak kepolisian akan segera menyampaikan kepada publik siapa dalang di balik semuanya. 

Ia juga menyebut nama-nama tersangka yang memungkinkan jika tersangka lebih dari satu.

"Dalam waktu dekat, sudah mengarah kepada nama-nama tersangka, mohon doanya," ucapnya.

Kasus yang sudah memasuki hari ke-122 ini masih belum terungkap oleh pihak kepolisian. 

Polisi masih berusaha keras untuk mengungkap kasus yang sudah menjadi sorotan publik ini.

Artikel terkait telah tayang di Tribun Jabar dengan judul Yoris Mimpikan Lagi Tuti dan Amalia, Minta Diantar ke Suatu Tempat, ''Abis Itu Langsung Menghilang''

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved