Berita Bali
PLN UID Bali Ingatkan Masyarakat Hati-hati dengan Lowongan Kerja Hoaks di PLN
Banyaknya fresh graduate yang kini membutuhkan pekerjaan membuat oknum-oknum tersebut membuat lowongan kerja palsu atau hoaks
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Di tengah Pandemi Covid-19 yang cukup memeras perekonomian masyarakat ada saja oknum tidak bertanggungjawab memanfaatkan kesempatan.
Banyaknya fresh graduate yang kini membutuhkan pekerjaan membuat oknum-oknum tersebut membuat lowongan kerja palsu atau hoaks.
Yang paling sering mereka membuat lowongan pekerjaan di BUMN salah satunya di PLN.
Belakangan kasus perekrutan karyawan PLN khususnya di Bali kembali mencuat ke permukaan.
Baca juga: Siap Amankan Listrik Selama Nataru, PLN Siagakan 760 Personil
Mengenai hal tersebut, Manager Komunikasi PLN UID Bali, I Made Arya dan General Manager PLN UID Bali, I Wayan Udayana angkat bicara.
"Sementara dapat kami infokan saat ini memang tidak ada perekrutan karyawan PLN. Dua Minggu belakangan muncul lagi banyak sekali hoaks tentang perekrutan PLN. Nah salah satu indikator yang bisa membedakan hoaks sama tidak, dipastikan hanya web PLN hanya satu www.pln.go.id. biasanya di sana dicantumkan PLN123.
Kalau sudah di luar www.pln.go.id itu sudah bisa dipastikan itu hoaks," kata, Arya pada, Rabu (22 Desember 2021).
Bahkan ada beberapa korban yang datang langsung baik ke Unit PLN Kabupaten, juga PLN UID Bali.
Sementara untuk jumlah perekrutan tenaga kerja yang akan dilakukan PLN, Arya menjawab hal tersebut tidak bisa dipastikan.
Dan ketika Covid-19 belum mewabah dalam waktu satu tahun PLN hanya melakukan perekrutan sebanyak tiga kali.
Terakhir perekrutan karyawan PLN dilakukan ditahun 2019 lalu. Hingga saat ini jumlah pengaduan korban hoaks lowongan pekerjaan PLN di Bali berjumlah hampir 10 orang.
"Kemarin di unit kami di Negara ada berapa itu, tapi masih di bawah 10 ya. Tapi kami sudah secara terus menerus juga mengedukasi rekan-rekan kamu termasuk tenaga alih daya kami sampaikan lewat medsos berulang-ulang jangan sampai, mungkin sebagian sudah dicounter oleh mereka-mereka, namun ada yang sampai ke kantor menanyakan hal ini. Jumlahnya memang masih dibawah 10 orang ya, tapi menurut kami itu sudah cukup banyak," tambahnya.
Tujuh orang tersebut dengan rincian datang ke Unit PLN Negara sejumlah 5 orang, dan ke PLN UID Bali sejumlah 2 orang.
Artinya dengan mereka datang ke kantor UID PLN mereka sudah benar-benar ingin memastikan karena keinginannya mungkin cukup besar untuk mendapatkan lowongan pekerjaan.
Baca juga: Optimis Perekonomian Bali Bangkit Melalui Pertanian, PLN Gencarkan Electrifying Agriculture
Namun pada kesempatan ini pihaknya menegaskan, sementara di PLN belum ada rekrutmen karyawan kembali.
Selama pandemi yakni Tahun 2020 hingga 2021 ini memang PLN belum melakukan perekrutan karyawan kembali.
General Manager PLN UID Bali, I Wayan Udayana pun menjelaskan alasannya karena bidang SDM PLN tentunya sudah mempertimbangkan jumlah karyawan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
"PLN sama perusahan juga, jadi situasi COVID-19 juga mempengaruhi pengusaha PLN. PLN kalau tidak berbenah situasi COVID-19 bisa jadi kinerja keuangannya tidak baik. Salah salah pembenahannya adalah optimasi pegawai.
Hampir tidak ada tambahan pegawai, bahkan yang pensiun tidak diganti, jadi kita mengoptimalkan pegawai yang ada, termasuk juga tenaga alih data. Kita pastikan yang pensiun kalau memang tidak perlu, tidak diganti.
Jadi ini salah satu bentuk kita transformasi PLN meningkatkan produktivitas pegawai, karyawan dan tenaga alih daya, dengan mengoptimasi tenaga yang ada, tidak mengganti yang sudah pensiun, dan rekrutmen pun sampai saat ini belum kita lakukan," kata, Wayan.
Hal tersebut membuat mereka masih berkutat menjaga produktivitas tenaga kerja yang ada sekarang di PLN. Karena PLN juga harus siap dengan kondisi COVID-19. Kinerja keuangan PLN sendiri bisa terancam kalau tidak dilakukan pembenahan.
Termasuk salah satunya di sisi organisasi dan karyawan. Sisi yang lain juga seperti sisi energi primer, sisi pembangkitan, sisi investasi transmisi, dan sisi efesiensi lousis.
"Kita sih tahu kondisi saat ini ya, lagi sulit mencari pekerjaan, khususnya yang fresh graduate. Itu pasti sangat menginginkan mungkin mereka ingin memastikan.
Tapi dengan ketika di lingkungan sekitar paham bahwa itu memang hoaks jadi adik-adik kita, atau rekan-rekan kita tidak sampai termakan. Yang ke kantor PLN sudah ada. Unit unit kami banyak yang didatangi menanyakan hal tersebut," tutupnya. (*)
Artikel lainnya di Berita Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/manager-komunikasi-pln-uid-bali-i-made-arya-dan-general-manager-pln-uid-bali-i-wayan.jpg)