Breaking News:

Berita Badung

Tak Ada Pesta dan Perayaan Nataru di Badung, Sekda Adi Arnawa: Pemilik Usaha Sudah Sepakat

Tak Ada Pesta dan Perayaan Nataru di Badung, Sekda Adi Arnawa: Pemilik Usaha Sudah Sepakat

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi suasana Pantai Kuta, Badung - Tak Ada Pesta dan Perayaan Nataru di Badung, Sekda Adi Arnawa: Pemilik Usaha Sudah Sepakat 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa memastikan tak ada aktivitas perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah Badung.

Hal itu untuk mencegah penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Badung.

Pengelola hotel dan restoran diminta untuk tidak melaksanakan perayaan yang menimbulkan kerumunan.

Adi Arnawa menyebut, sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata sudah menyepakati hal tersebut.

"Kemarin kita sudah rapat dengan Polres Badung. Kita pastikan tidak ada kegiatan saat Nataru nanti," ujar Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Kamis 23 Desember 2021.

Adi Arnawa menyebut ada beberapa kesepakatan yang dilakukan bersama pemilik usaha dan aparat terkait.

Diantaranya tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menyediakan sarana mencuci tangan, memastikan menjaga jarak, serta menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Berikutnya, tidak pelaksanaan pawai karnaval, arak-arakan, pesta perayaan dan kegiatan perayaan tahun baru lainnya yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Termasuk mentaati jam operasional sebagaimana diatur dalam Instruksi Permendagri No. 66 Tahun 2021 dan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 20 Tahun 2021.

Sekretaris Daerah Badung I Wayan Adi Arnawa.
Sekretaris Daerah Badung I Wayan Adi Arnawa. (Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta)

"Pemilik perusahaan juga sudah melakukan penandatanganan kesepakatan. Jadi nanti tetap akan ada pengawasan untuk memastikan tidak ada perayaan saat Nataru," katanya.

Dijelaskan, setidaknya ada 19 pengusaha penyedia layanan hotel, restoran, beach club, dan bar di Kabupaten Badung yang turut hadir dalam rapat terkait Nataru tersebut.

Adi Arnawa memastikan, tidak ada perayaan yang besar seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Dengan kita menunjukan pada dunia bahwa kita bisa melaksanakan protokol kesehatan dengan baik, maka akan membuat wisatawan yakin untuk datang ke Bali. Sehingga juga akan berdampak baik bagi pengusaha juga," jelasnya.

"Pastikan kita semua melaksanakan dengan maksimal, sehingga tidak ada keraguan lagi wisatawan untuk datang di Badung," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved