Breaking News:

Berita Bangli

Kasus Bunuh Diri di Bangli Tahun 2021 Turun, Kapolres: Ini Masih Tergolong Tinggi

Kasus bunuh diri di Bangli pada tahun 2021 mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2020. Kendati demikian, jumlah kasus ini masih tergolong tinggi

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan saat memimpin rilis akhir tahun, Jumat 24 Desember 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Kasus bunuh diri di Bangli pada tahun 2021 mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2020.

Kendati demikian, jumlah kasus ini masih tergolong tinggi.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan saat memimpin rilis akhir tahun, Jumat 24 Desember 2021.

Berdasarkan data, jumlah kasus bunuh diri pada tahun 2020 tercatat sebanyak 20 kasus.

Sementara di tahun 2021, tercatat 12 kasus.

"Memang menurun, tapi masih cukup tinggi jika dibandingkan kabupaten lainnya," ujar Kapolres.

Baca juga: Masyarakat Bangli Bisa Langsung Dapat Dokumen Kependudukan Baru Setelah Menikah

Diketahui, rata-rata kasus bunuh diri terjadi di wilayah Kintamani.

Sementara faktor yang mendominasi adalah sakit menahun ataupun faktor ekonomi. 

Dalam hal ini, pihaknya telah berupaya berkomunikasi secara langsung dengan para perbekel.

Mereka diminta melakukan pemetaan melalui Kepala Dusun (Kadus) maupun Kepala Lingkungan (Kepling) siapa saja masyarakatnya yang memiliki potensi bunuh diri. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved