Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Lagi, Kasus Pengeroyokan Terjadi di Denpasar, Korban Alami Luka Robek di Kepala

Kasus pengeroyokan kembali terjadi di Denpasar, tepatnya Jalan Teuku Umar Barat-Jalan Gunung Salak, satu korban luka robek di kepala

Tayang:
Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Irma Budiarti
tribun bali/dwisuputra
ILUSTRASI PENGEROYOKAN. Kasus pengeroyokan kembali terjadi di Denpasar, tepatnya Jalan Teuku Umar Barat-Jalan Gunung Salak, satu korban luka robek di kepala. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Lagi, Kasus Pengeroyokan Terjadi di Denpasar, Korban Alami Luka Robek di Kepala.

Kasus pengeroyokan kembali terjadi di Denpasar Bali.

Kali ini terjadi Jalan Teuku Umar Barat-Jalan Gunung Salak, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali, masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

Kejadian yang terjadi di depan Warung Belang Londre ini, terjadi pada Kamis 22 Desember 2021 pukul 02.00 Wita.

Baca juga: Pengeroyokan di Denpasar, Polisi Sebut karena Salah Paham

Korban bernama Agustinus tak berdaya dan mengalami luka sobek di bagian kepala, diduga karena benda tajam yang digunakan pelaku.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi, kejadian bermula saat korban bersama tiga orang lainnya yakni Marni, Vatim, dan Erik datang untuk minum bir.

"Mereka datang ke warung, kumpul-kumpul sekalian minum bir sambil bercerita," ujar Iptu I Ketut Sukadi, Jumat 24 Desember 2021.

Lebih lanjut mereka yang kumpul sambil minum 4 botol bir, didatangi dua orang pria dari warung sebelah dan tiba-tiba langsung memaki mereka dengan nada kasar.

Tidak terima dengan makian dua orang pria yang mereka tidak kenal, Vatim langsung menanyakan ke mereka yang datang dengan nada makian.

Tak lama, beberapa orang lainnya yang diduga rekan pelaku melakukan pengeroyokan di TKP.

Salah satu pelaku bernama Maksi bersama teman-temannya melakukan pengeroyokan ke korban Agustinus Swara hingga terjatuh.

Saat mengetahui korban dikeroyok, Vatim sempat menarik pelaku Maksi dari belakang namun justru ia ikut ditendang hingga pingsan.

Sedangkan saksi lainnya membantu untuk melerai, namun ikut menjadi sasaran para pelaku, bahkan ada yang dilempari menggunakan gelas.

"Saksi yang ikut melerai bahkan ada yang dilempar pakai gelas oleh para pelaku," tambahnya.

Baca juga: Pelaku Pengeroyokan di Jalan Gunung Soputan Denpasar Terkuak, Bukan Geng Motor Melainkan Pelajar

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved