Liga Italia

Suning Grup Dilaporkan Jual Inter Milan ke Taipan Arab Saudi, Kini Jadi Klub Paling Tajir di Dunia

Baru-baru ini harian terkemuka di Amerika Serikat melaporkan bahwa Inter Milan kini telah berpindah tangan kepemilikan.

Editor: Ady Sucipto
MIGUEL MEDINA / AFP
Markas Inter Milan 

TRIBUN-BALI.COM – Baru-baru ini harian terkemuka di Amerika Serikat melaporkan bahwa Inter Milan kini telah berpindah tangan kepemilikan.

Demikian dilaporkan International Business Times yang menyoroti kepindahan kepemilikan Inter Milan pada Selasa 28 Desember 2021.

Media AS tersebut mengabarkan bahwa Suning Group sebagai pemilik Inter Milan telah menjual klub Serie A Liga Italia.

Disebutkan PIF atau The Public Investment Fund, sebuah lembaga negara Arab Saudi yang mengelola soal dana investasi yang dilaporkan membeli Inter Milan.

Masih dilaporkan sumber yang sama, Suning Group diwartakan menjual Inter Milan ke PIF dengan nilai fantastis, 1 miliar Euro atau sekira 16 triliun rupiah.

International Business Times mengonfirmasi bahwa pengumuman resmi pembelian Inter Milan oleh PIF akan segera dirilis dalam waktu dekat.

Baca juga: Bursa Transfer AC Milan: Update Kontrak Kessie, Inter Milan Diam-diam Punya Hasrat

Baca juga: Libur Natal 2021 dan Peta Persaingan Sengit Inter Milan dan AC Milan Incar Scudetto Liga Italia 2021

Angka 1 miliar euro berarti melampaui pembelian Newcastle United yang baru-baru ini bikin heboh jagat sepak bola.

Pada Oktober lalu, Newcastle United dibeli grup investasi Arab Saudi yang juga beranggotakan PIF ditambah PCP Capital Partners dan RB Sports & Media seharga 415 juta dolar AS atau sekitar 6 triliun rupiah.

Inter Milan jadi bisa diasumsikan bakal menjadi klub terkaya di dunia atau setidaknya salah satu yang paling tajir apabila klaim yang dibuat International Business Times itu benar.

PIF bakal menjadi pemegang saham mayoritas Inter Milan dan tentunya menginvestasikan banyak uang untuk menambah kuat skuad La Beneamata.

IBT juga memuat komentar dari Andrea Zanon, penasihat yang membantu 15 Kementerian Keuangan di kawasan Timur Tengah.

"Di bawah kepemimpinan Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), Arab Saudi secara agresif ingin mendiversifikasi ekonominya," kata Zanon.

"Dengan pembelian Inter Milan, juga potensi pengambilalihan Marseille di Liga Prancis plus satu klub top Brasil, Arab Saudi menargetkan menjadi salah satu pemain utama di sepak bola internasional."

"Pembelian klub-klub ini sejalan dengan prioritas strategi investasi yang menjadi visi MBS untuk 2030."

Baca juga: Update Bursa Transfer Januari 2022: Aubameyang Friksi dengan Arteta, Milan, Inter dan Juventus Antre

Baca juga: Bursa Transfer Inter Milan: Milan Skriniar Berpeluang Angkat Kaki dari Giuseppe Meazza, Susul Conte?

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved