Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Ini Antisipasi Pemprov Bali Hadapi Kasus Covid-19 Varian Omicron Saat Libur Tahun Baru

Kasus aktif sudah mulai turun, bahkan kasus positif Covid-19 selalu menunjukkan angka yang stabil yakni pada satu digit

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Wema Satya Dinata
Justin TALLIS / AFP
Gambar ilustrasi yang diambil di London pada 2 Desember 2021 menunjukkan empat jarum suntik dan layar bertuliskan 'Omicron', nama varian baru covid 19, dan ilustrasi virus. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya mengatakan kini kasus Covid-19 cukup melandai di Bali.

Kasus aktif sudah mulai turun, bahkan kasus positif Covid-19 selalu menunjukkan angka yang stabil yakni pada satu digit.

Selain itu, angka kesembuhan juga sudah baik mencapai 96,4 persen.

"Kita terus melakukan langkah-langkah yang aktif. Setiap kasus positif kita lakukan tracing.

Baca juga: Indonesia Catat 21 Kasus Baru Omicron, Ditemukan 1 Transmisi Lokal Kasus Omicron

Dan testing nya juga masih kita siapkan isoter dan Rumah Sakit dan tetap kita siagakan untuk mengantisipasi meningkatnya kasus terutama varian baru Omicron yang harus diwaspadai," jelasnya pada, Kamis (30 Desember 2021).

Lebih lanjut, ia mengatakan semua pihak harus benar-benar waspada dan siap untuk mengantisipasi virus Covid-19 varian baru.

Terlebih kini Omicron sudah masuk ke Indonesia yang artinya harus tetap melakukan langkah-langkah pencegahan terutama dipintu masuk agar dijaga ketat. Khususnya pada pelaku perjalanan Luar Negeri.

Kemudian, Suarjaya juga mengatakan pihaknya akan me-masifkan surveilance pengamatan penyakit untuk setiap kasus positif yang terdeteksi.

"Atau orang dengan gejala flu kita harus juga melakukan surveilance yang ketat dengan melakukan testing kalau ditemukan positif tastingnya harus masif dan kita harus lakukan karantina sampai benar-benar kita yakin tidak ada lagi kasus baru yang ditemukan," tambahnya.

Pemprov Bali siagakan isoter untuk siaga Tahun Baru yakni sebanyak 1.500 bed isoter.

Selain itu pada tenaga kesehatan kemudian obat-obatan dan oksigen juga sudah disediakan dengan cukup.

Untuk mengantisipasi adanya Omicron, Bali sudah mendapatkan reagen untuk pemeriksaan awal Omicron terutama untuk pelaku perjalanan Luar Negeri.

Seluruhnya harus diperiksa dan jika ada kecurigaan memang harus tetap dilakukan pemeriksaan tambahan di Litbangkes agar benar-benar jelas.

"Kalau deteksi awal yang dilakukan Laboratorium di Bali menunjukkan hasil mencurigakan baru kita kirim ke Litbangkes untuk memastikan bahwa virus itu benar-benar varian Omicron.

Baca juga: KASUS Omicron Meluas, Warga Dilarang Liburan ke Luar Negeri, Luhut: Wisata Domestik Tak Kalah Cantik

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved