Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

TNI AD Terus Jemput Bola Masyarakat Bali yang Belum Tervaksin

Unsur TNI AD di Bali terus berupaya mendorong bagi masyarakat yang belum tersentuh vaksinasi dengan melakukan jemput bola di tempat-tempat publik

Tayang:
Istimewa
Korem 163/Wira Satya yang menggelar vaksinasi massal di dua lokasi, yakni Plaza Renon dan Makesdam IX/Udayana, Kota Denpasar, Bali pada Kamis 30 Desember 2021. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwongoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Unsur TNI AD di Bali terus berupaya mendorong bagi masyarakat yang belum tersentuh vaksinasi dengan melakukan jemput bola di tempat-tempat publik.

Seperti halnya dilakukan oleh Korem 163/Wira Satya yang menggelar vaksinasi massal di dua lokasi, yakni Plaza Renon dan Makesdam IX/Udayana, Kota Denpasar, Bali, Kamis 30 Desember 2021.

Kakesdam IX/Udayana, Kolonel Ckm dr. Jusron Iriawan menuturkan, program serbuan vaksinasi Covid-19 ini diperuntukan bagi masyarakat umum khususnya warga yang belum menerima vaksin sama sekali maupun vaksin lanjutan.

“Serbuan vaksinasi ini dalam rangka mempercepat program vaksinasi nasional. Dimana vaksinasi di Bali sudah baik, dan kami meningkatkannya agar lebih baik lagi, sehingga terbentuk kekebalan tubuh khususnya masyarakat di Bali,” kata dia.

Baca juga: Lampaui Target, Vaksinasi Covid-19 Bagi Anak Usia 6-11 Tahun di Denpasar Tembus 69.391 Orang

Vaksinasi menjadi salah satu upaya yang efektif dilakukan dalam rangka menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) terhadap virus Covid-19.

Ia menyampaikan, jenis vaksin yang digunakan dalam program serbuan vaksinasi ini ialah AstraZeneca bantuan dari Pusat Kesehatan TNI Angkatan Darat.

Guna mempercepat alur vaksinasi dan memaksimalkan protokol kesehatan, panitia menyiapkan beberapa prosedur yang perlu dilakukan peserta vaksin.

Para peserta vaksin wajib melakukan pengecekan suhu tubuh, wajib memakai masker sepanjang acara, dan mencuci tangan berkala.

Lalu menunjukkan QR Code untuk masuk ke area registrasi dan menyerahkan data yang telah diberikan di bagian pre-registrasi.

Setelah melakukan regristrasi, peserta langsung menuju ke area tes kesehatan oleh tenaga medis.

Setelah memenuhi syarat skrinning, maka peserta langsung menuju ke area vaksinasi dan observasi untuk memperoleh kartu vaksin dan cap sebagai bukti bahwa telah melakukan vaksin dan tiket untuk melaksanakan vaksin lanjutan.

"Bagi masyarakat yang telah mendapatkan vaksin lebih mudah survive (pulih) dan memiliki gejala yang relatif ringkan saat terinfeksi Covid-19," ujarnya.

Kerjasama dan gotong-royong merupakan modal utama bangsa Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19 di tengah ketidakpastian berakhirnya wabah ini.

Pemerintah terus berupaya mencari solusi bagi masyarakat yang terdampak. (*)

Baca juga: Pemerintah Targetkan Vaksinasi Covid-19 bagi Anak-anak Rampung pada Kuartal Pertama 2022

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved