Musik
Mengawali Tahun 2022, Leeyonk Sinatra Rilis Single "Ikhlas"
Pun dirilisnya single "Ikhlas" sebagai penanda titik balik bangkitnya Leeyonk Sinatra, setelah di tahun 2020 sampai 2021 memilih istirahat sementara
Penulis: Putu Candra | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tahun 2021 baru saja berganti, apapun yang terjadi setahun belakangan ini akan menjadi catatan sejarah tersendiri dalam perjalanan karir musik Leeyonk Sinatra (LS).
Memasuki tahun 2022, ada harapan baru dan capaian baru yang disematkan Bolo dkk. Ya mengawali tahun macan air, kian bersemangat juga penuh gairah Leeyonk Sinatra melepas single keenamnya sekaligus video musik "Ikhlas" via kanal YouTube.
"Awal tahun adalah sebuah harapan baru, jadi kenapa single terbaru kami rilis ditanggal 1 Januari 2022. Ini juga menandakan harapan semoga lagu "Ikhlas" membawa kami lebih bergairah lagi berkarya. Dan single ini merupakan simbol keikhlasan kami berdamai dengan keadaan," cetus pentolan Leeyonk Sinatra, Bolo.
Pun dirilisnya single "Ikhlas" sebagai penanda titik balik bangkitnya Leeyonk Sinatra, setelah di tahun 2020 sampai 2021 memilih istirahat sementara.
Baca juga: Angkat Kisah Pribadi Jadi Lagu, Ediakustik Rilis Single Kena Tipu
Setahun rehat mereka berbenah baik dari sisi management, menyamakan frekuensi meredam ego masing-masing personel.
"Kami jadi lebih intim dan lebih mengenal kelemahan satu sama lain selama ini. Tapi tentunya kedepan dari sisi management kami perlu sosok manager band yang profesional," ucap Bolo.
Single "Ikhlas" ini kata Bolo, menceritakan kerumitan sebuah hubungan percintaan dua insan manusia.
Dimana antara cinta dan ego harus diikhlaskan demi memulai hidup baru. Seperti sepenggal liriknya “Seandaine lanjut ku sing nyak terpaksa. Seandaine pisah, pisah lah sudah".
"Pesan dari lagu ini adalah arti cinta yang sesungguhnya, bukanlah tentang harus selalu bersama, jika pun berpisah untuk kebahagiaan itulah arti cinta sesungguhnya," tuturnya.
Dibalik pesan lagu, ada proses menarik dari tercipta single "Ikhlas" ini.
Sebagai penulis semua lagu di Leeyonk Sinatra, Bolo mengatakan, awalnya lagu "Ikhlas" ia buat berdasarkan pesanan seseorang. Namun setelah lagu selesai, tidak ada kata sepakat mengenai harga antara si pemesan.
"Lagu ini cuman 1 jam di kamar kost. Lagu jadi, ternyata si pemesan tidak bersedia menyepakati harga yang saya tawarkan. Setelah lama bernegosiasi tanpa jalan tengah akhirnya lagu ini saya bawa ke Leeyonk Sinatra dengan pertimbangan jika angka diawal yang ditawarkan mungkin saja kami dapat dengan sekali pentas. Tanpa ada keraguan akhirnya lagu ini resmi milik Leeyonk Sinatra," terangnya.
"Lagu "Ikhlas" sengaja saya tulis dan buat dengan durasi pendek, yakni 1.33 menit. Ini bukan tanpa alasan, sederhana saja jika lagu ini membuat orang tersentuh kami berharap mereka terus mengulang menonton videoklip di channel YouTube kami. Jika ada yang tak tersentuh dengan karya ini setidaknya kami tidak membuat waktu mereka terbuang percuma," imbuh Bolo.
Bercerita mengenai penggarapan video musik single "Ikhlas", Leeyonk Sinatra menggandeng TORPEDO TV.
Baca juga: Band Punk Rock Asal Bali Roots Radicals Rilis Single Sekaligus Video Musik My Life My Way
Tidak banyak memakan waktu dan banyak lokasi dari sisi produksi. Pun secara visual dan alur cerita kata Bolo video musik single ini dibuat sangat senderhana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/leeyonk-sinatra-hgfdllj.jpg)