Breaking News:

Berita Buleleng

Kisah Wayan Kondi Terombang-Ambing Semalaman di Perairan Buleleng, Ini Penyebabnya

Wayan Kondi (68) ditemukan terombang-ambing di tengah laut Pantai Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Minggu 2 Januari 2022 pagi, sekitar pu

istimewa
Wayan Kondi (jaket merah) usai dievakuasi oleh dua nelayan asal Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Minggu (2/1). Wayan Kondi ditemukab terombang-ambing di tengah laut akibat kehabisan bensin 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Wayan Kondi (68) ditemukan terombang-ambing di tengah laut Pantai Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Minggu 2 Januari 2022 pagi, sekitar pukul 09.00 wita.

Pria asal Banjar Dinas Batudawa Kelod, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem itu terseret arus saat sedang mencari ikan, hingga ke perairan Buleleng.

Kapolsek Kubutambahan, AKP Ketut Wisnaya mengatakan, Wayan Kondi saat itu ditemukan terombang-ambing bersama perahunya di tengah laut perairan Desa Bukti, oleh nelayan asal Desa Bukti bernama Putu Widiada (32) dan Kadek Suarsa (42).

Atas temuan itu, kedua nelayan tersebut lantas mengevakuasi korban serta perahunya dengan menariknya ke pinggir pantai.

AKP Wisnaya menjelaskan, korban Wayan Kondi sejatinya pergi mencari ikan di perairan laut Karangasem pada Sabtu 1 Januari 2022 siang.

Wayan Kondi pergi melaut bersama rekannya I Ketut Minggu, namun menggunakan perahu yang berbeda.

Wayan Kondi (jaket merah) usai dievakuasi oleh dua nelayan asal Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan,
Wayan Kondi (jaket merah) usai dievakuasi oleh dua nelayan asal Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, (istimewa)

Baca juga: Menko Airlangga: Covid-19 Sudah Bisa Dikendalikan, Sinyal Fundamental Ekonomi Indonesia Sangat Baik

Baca juga: PERSIB BANDUNG: Kabar Gembira, Bruno Cantanhede Sudah Gabung Latihan di Bali, Begini Komentar Bruno

Baca juga: Pelaku Begal Bokong dan Paha Bergentayangan Resahkan Perempuan di Jembrana

Saat melaut itu, cuaca ungkap AKP Wisnaya, sedang mendung dan mulai turun hujan. Mengingat cuaca kurang bersahabat, Ketut Minggu pun memutuskan untuk kembali ke darat (menuju ke arah selatan,red).

Ia sempat memberikan kode kepada Wayan Kondi, agar ikut kembali ke arah barat. Namun kkxe yang diberikan oleh Ketut Minggu tidak dihiraukan oleh Wayan Kondi. Ia justru memacu perahunya menuju ke arah barat.

Hingga Sabtu sekitar pukul 17.00 wita, Wayan Kondi tak kunjung kembali ke daratan, dan membuat keluarganya khawatir.

Beruntung Wayan Kondi berhasil ditemukan. Ia terombang ambing selama semalaman diperairan Buleleng, tepatnya di Desa Musi, lantaran mesin perahunya mogok, akibat kehabisan bensin.

Kini, Wayan Kondi telah dijemput oleh keluarganya kembali ke Karangasem. Sementara perahu miliknya, masih dititipkan pada kelompok nelayan di Desa Bukti.

"Setelah dievakuasi ke daratan, Pokmaswas Desa Bukti langsung membantu menghubungi keluarga korban, untuk dijemput.

Saat ini korban sudah kembali ke Karangasem. Sementara perahunya masih dititip di Desa Bukti," tutupnya. (rtu)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved