Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
TERBARU! Dituding Mirip Sketsa Pelaku Kasus Subang, Suara Danu Bergetar: Saya Tidak Melakukannya
TERBARU! Dituding Mirip Sketsa Pelaku Kasus Subang, Suara Danu Bergetar: Saya Tidak Melakukannya
TRIBUN-BALI.COM - Publik bereaksi cepat ketika kepolisian mengumumkan sketsa terduga pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang.
Tak hanya itu, publik juga mulai menerka-nerka siapa sosok pria yang tergambar dalam sketsa tersebut.
Opini publik semakin liar ketika menyebut sosok pada sketsa tersebut mirip dengan wajah sejumlah saksi kasus Subang.
Salah satu yang disebut-sebut mirip dengan sketsa itu adalah Danu, yang juga merupakan saksi kasus pembunuhan pada 18 Agustus 2021 silam.
Lantas, bagaimana kondisi Danu setelah mendapat tudingan tersebut?
Didampingi kuasa hukumnya, Achmad Taufan, akhirnya Danu muncul meluapkan perasaannya.
Dengan suara bergetar, Danu membela dirinya bahwa ia bukan pelaku pembunuhan terhadap sang bibi dan sepupunya sendiri.
Danu juga bersumpah tak terlibat dalam perampasan nyawa Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23).
Hal ini diungkapkan Danu untuk menanggapi pernyataan kuasa hukum Yosef yang seolah menuduhnya.

Diketahui beberapa waktu lalu, kuasa hukum Yosef kini juga kuasa hukum Yoris, Rohman Hidayat menyinggung sketsa wajah pelaku yang dirilis Polda Jabar.
Dalam kesempatan tersebut, Rohman memberikan pernyataan terkait adanya saksi potensial yang mirip dengan sketsa wajah pelaku.
Rohman menyebut saksi potensial tersebut juga sering kali memberikan keterangan berubah-ubah.
Rupanya, pernyataan kuasa hukum Yosef tersebut dirasa Danu dialamatkan kepadanya.
Untuk menanggapi tuduhan tersebut, Danu buka suara dan meluapkan perasaannya.
Baca juga: KABAR TERBARU Kasus Subang: Sketsa Wajah Pelaku Pembunuhan Bisa Saja Salah, Apa Penyebabnya?
“Demi Allah, saya tidak melakukannya. Demi Allah dan Rasulullah, saya serahkan saja kepada Allah, biarkan Allah yang menentukan,” ungkap Danu, dikutip Tribunjabar.id dari tayangan Yahya Mohammed, Sabtu (1/1/2022).
Kemudian, Danu berterima kasih kepada kuasa hukumnya, Achmad Taufan yang telah bersedia mendampinginya hingga akhir.
“Terima kasih banyak kepada Pak Taufan yang telah mendampingi Danu hingga saat ini, telah setia mungkin sampai akhir,” ungkap Danu dengan suara bergetar.
Saat mengucapkan rasa terima kasihnya kepada kuasa hukum, mendadak suara Danu bergetar.
Namun, kuasa hukum yang merasakan suasana berbeda itu langsung menggapai Danu.
Taufan mengusap kepala Danu untuk menenangkannya. Danu pun sempat tertunduk dan menjeda perkataannya.
Kemudian Danu tetap melanjutkan perkataannya dan berharap dirinya tetap dikawal kuasa hukumnya tersebut.
Danu pun mengungkapkan isi perasannya dari kondisinya saat ini.
Ia mengaku dirinya ketakutan saat menghadapi kasus Subang tersebut.
Menurutnya, tiada pertolongan yang bisa didapatnya selain kuasa hukum dan Sang Maha Kuasa selama ini.
Setelah Danu bersuara, kuasa hukum, Achmad Taufan juga memberikan tanggapan.
Taufan langsung mengatakan bahwa sosok pemuda 21 yang berada di sampingnya itu polos.
Ia juga membela bahwa Danu juga orang yang baik.
Kemudian Achmad Taufan mengungkap fakta di balik Yoris mencabut kuasa darinya.
Taufan mengungkap sejak Yoris mencabut kuasa, pada malamnya Danu menghubunginya.
Ia menceritakan saat itu Danu mencurahkan semua isi hatinya. Bahkan kata Taufan, Danu itu menangis tersedu-sedu karena terpukul.
“Dia (Danu) nangis tersedu-sedu sama saya dan menyampaikan kepada saya,”
“Dan kejadian Yoris mencabut kuasa dari saya membuat Danu itu terpukul,” ungkap kuasa hukum Danu.
Namun, lanjut Taufan menjelaskan terpukulnya tersebut menunjukkan etika yang dimiliki Danu.
Menurutnya sejak Yoris mencabut kuasa, Danu terus meminta maaf kepadanya.
Taufan menjelaskan pada saat dirinya merasa terzalimi, perasaan Danu tergerak untuk meminta maaf.
Hal itulah yang menurut Taufan menunjukkan etika Danu yang baik.
Untuk menenangkan Danu, ia mengatakan bahwa kejadian tersebut hal biasa.
Ia justru bersyukur kini, dirinya lebih fokus untuk mengawal Danu.
Tak ayal, Taufan menegaskan dirinya tak hanya akan mengawal Danu di kasus Subang.
Ia juga mengaku akan mengawal Danu sampai pemuda 21 tahun itu sukses.
Taufan mengaku melihat tekad hidup Danu yang luar biasa.
Upaya Kuasa Hukum Danu
Kecurigaan publik kepada Danu pun semakin liar disebut-sebut berpotensi jadi tersangka.
Menanggapi hal ini, kuasa hukum Danu tak tinggal diam dan sudah merencanakan upaya pembelaan.
Kuasa hukum Danu, Achmad Taufan membeberkan pihaknya sudah memiliki kronologis pembelaan untuk Danu.
Hal ini diungkapkan kuasa hukum Danu, Achmad Taufan dalam wawancara bersama Tribunnews.com beberapa waktu lalu.
Taufan menjelaskan pihaknya sudah punya kronologis lengkap tentang pembelaan danu.
“Keyakinan kami memang kami sudah punya satu kronologis lengkap tentang pembelaan Danu,” ujar kuasa hukum Danu, Achmad Taufan dikutip Tribunjabar.id, Jumat (31/12/2021).
Baca juga: SUBANG TERBARU: Lilis Diminta Bersihkan TKP, Sempat Didatangi Tuti dan Mendapat Pesan Ini
Untuk lebih jelasnya, Taufan mengatakan untuk saat ini pihaknya belum bisa membeberkan untuk publik.
Ia mengklaim upaya dari kronologis pembelaan Danu tersebut akan menjadi senjata timnya.
“Ini memang menjadi senjata kita,” ujarnya.
Kendati begitu, Achmad Taufan menegaskan sampai saat ini pihaknya masih meyakini bahwa Danu bukan pelaku rajapati kasus Subang tersebut.
Kemudian Taufan membeberkan keyakinannya itu lantaran berdasarkan pengamatannya bahwa pelaku adalah seorang yang profesional.
Baca juga: Langkah Lanjutan dari Polda Jabar Setelah Sketsa Wajah Pelaku Kasus Subang Diungkap
Menurutnya pelaku merancang kejahatannya hingga berbagai pihak dari Mabes Polri dan lainnya terjun menangani kasus Subang tersebut.
Ia pun menilai sejatinya Mabes Polri terjun kasus perampasan nyawa biasanya cepat diungkap.
Namun demikian, ia mendapat kenyataan meski sudah dibantu Mabes Polri, kasus Subang belum kunjung diungkap.
Taufan pun menyinggung terkait statement petinggi di media yang menyebut ada TKP yang dirusak.
Demikian, kuasa hukum Danu itu menegaskan peristiwa TKP yang dirusak itu pun harus dikaji.
“Siapa yang merusak, siapa yang datang pertama ke TKP, siapa yang berpotensi merusak, kan begitu,” tegasnya.
Karena hal itu Taufan yakin bahwa Danu bukan pelaku rajapati Tuti dan Amalia tersebut.
Taufan mengindikasi dari awal bahwa Danu diarahkan di posisi sebagai saksi yang tertuduh.
Oleh karena itu, kuasa hukum Danu itu mengharapkan pihak berwenang mengkaji keseluruhan dari sudut pandang manapun.
Tegasnya Taufan yakin sosok pemuda 21 tahun yang dikenalnya selama ini tak mampu melakukan perampasan nyawa yang sedemikian keji.
Ia yakin Danu tidak mampu menghilangkan nyawa yang disayangi, hingga menghilangkan semua bukti.
“Karena kami mengenal klien kami, kami Insya Allah yakin beliau (Danu) bukan pelaku,” tandasnya.
Namun, lebih lanjut kuasa hukum Danu itu tetap menyerahkan segala urusan dan hasilnya kepada kepolisian.
Terakhir, ia mengatakan seandianya polisi tetap mengarahkan Danu sebagai tersangka, Taufan menegaskan pihaknya tetap akan mendampingi kliennya sampai akhir.
(TribunJabar.id/Hilda Rubiah)
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul KONDISI Terkini Danu, Suara Bergetar Beri Tanggapan Dituding Jadi Terduga, Kuasa Hukum Menenangkan