Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Liga Italia

Pasca Wawancara Kontroversialnya Lukaku Banjir Kritik, Dirumorkan Susul Conte ke Tottenham?

Sosok striker Romelu Lukaku kini tengah dalam sorotan setelah melakukan “own goal” dalam wawancara kontroversial tanpa sepengetahuan klub.

Editor: Ady Sucipto
AFP/JUSTIN TALLIS
Romelu Lukaku berselebrasi usai mencetak gol untuk Chelsea ke gawang Arsenal pada pekan kedua Liga Inggris 2021-2022. 

TRIBUN-BALI.COM – Sosok striker Romelu Lukaku kini tengah dalam sorotan setelah melakukan “own goal” dalam wawancara kontroversial tanpa sepengetahuan klub.

Kini Romelu Lukaku tengah menghadapi persoalan pelik pasca wawancara mengenai kondisinya di Chelsea dan Inter Milan belum lama ini.

Bahkan, pengakuannya lewat wawancara itu pun memantik sindiran pedas dari Paolo Di Canio yang menyebut Inter Milan dan Chelsea lebih apik tanpa Romelu Lukaku.

"Wawancara ini menunjukkan kelemahan seorang atlet yang setelah enam bulan menyerah," kata Di Canio dalam acara Sky Sport Italia, dikutip Tribun Jogja dari Football Italia.

Striker Chelsea Belgia Romelu Lukaku merayakan setelah mencetak gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Chelsea dan Brighton and Hove Albion di Stamford Bridge di London pada 29 Desember 2021.
Striker Chelsea Belgia Romelu Lukaku merayakan setelah mencetak gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Chelsea dan Brighton and Hove Albion di Stamford Bridge di London pada 29 Desember 2021. (Glyn KIRK / AFP)

“Mungkin karena dia tiba di sana dengan arogansi seseorang yang tidak menyadari levelnya yang sebenarnya.

Namun Di Canio mengakui bahwa Lukaku memiliki andil dalam gelar Scudetto yang diraih Inter Milan.

"Dia memenangkan Scudetto di Italia sebagai pemain kunci dengan rekan satu timnya yang lain, tapi dia bukan Lionel Messi.

“Inter Milan akan menang bahkan tanpa dia, jika mereka memiliki Duvan Zapata atau seseorang seperti itu di depan. Dia adalah pemain fungsional yang melakukan tugasnya di tim itu.

“Dia kemudian pergi ke Champions Eropa, di Liga Premier melawan tim seperti Manchester City dan Liverpool, di mana dia hanyalah salah satu dari banyak nama besar.

“Jika kamu tiba di Chelsea dan berpikir akan menjadi nomor satu, kamu berada dalam kebangkitan yang berat!

Baca juga: Pernyataan Kontroversialnya Ingin Balik ke Inter Milan Jadi Polemik, I Nerazzurri Tak Butuh Lukaku

Di Canio menegaskan bahwa Inter Milan bahkan lebih baik tanpa Lukaku di lini serangnya akhir-akhir ini di bawah Simone Inzaghi.

“Chelsea bermain jauh lebih baik tanpa Lukaku. Dia adalah pemain yang rapuh, jadi dia tampaknya memiliki karakter, tetapi ketika dia berbicara seperti itu, sebenarnya dia sangat lemah."

Setelah wawancara, di mana ia mengkritik keras taktik pelatih Thomas Tuchel, Lukaku dikeluarkan dari skuad Chelsea untuk pertandingan besar hari ini melawan Liverpool.

Hal ini juga sekarang memicu pembicaraan transfer potensial untuk reuni dengan Antonio Conte di Tottenham Hotspur, hanya beberapa bulan setelah kepindahan € 115m dari Inter.

Lukaku bahkan dianggap telah mencetak gol bunuh diri yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi perjalanan kariernya, khususnya di Liga Inggris.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved