Breaking News:

Berita Klungkung

Masih Ada Oknum Bandel Pasang Iklan Rokok, Bupati Suwirta Cabuti Iklan Rokok di Warung-warung

Hanya saja masih ada oknum yang membandel dengan terus memasang stiker dan spanduk rokok di warung-warung di wilayah Kabupaten Klungkung.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Karsiani Putri
Istimewa
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika mencabuti iklan rokok yang terpasang di sebuah warung di Dusun Payungan, Desa Selat, Klungkung, Kamis (6/1/2022) 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Aturan larangan pemasangan iklan rokok di Klungkung telah lama diberlakukan.

Hanya saja masih ada oknum yang membandel dengan terus memasang stiker dan spanduk rokok di warung-warung di wilayah Kabupaten Klungkung.

Hal ini didapati Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika melintasi Jalan Raya Payungan, Desa Selat.

Ia melihat masih banyak warung di Dusun Payungan yang terpasang spanduk dan stiker iklan rokok. 

Baca juga: Ambruk Jelang Ngaben Masal, Bendesa Bakas Harap Wantilan Setra Desa Bakas Klungkung Segera Ditangani

Baca juga: Ditertibkan Aparat, Sehari Rata-rata Terdapat 150 Pedagang Bermobil di Terminal Galiran Klungkung

Baca juga: Termasuk Berkumur Air Garam, Ini 9 Bahan Alami untuk Redakan Sakit Gigi

"Saya meminta kepada pemilik warung untuk tidak coba-coba menempelkan iklan rokok. Mengingat Klungkung telah mengikrarkan diri sebagai daerah tertib Kawasan Tanpa Rokok (KTR)," tegas Suwirta, Kamis, 6 Januari 2022. 

Seketika itu juga ia berhenti, dan meminta izin kepada pemilik warung untuk melepas spanduk atau stiker yang berisi iklan rokok tersebut.

Suwirta langsung melepas sepanduk, sekaligus merobek-robek stiker iklan rokok yang terpasang di warung. 

Selain itu ia juga meminta dan memohon kepada para distributor dan seles rokok untuk tidak memasang iklan rokok di warung-warung maupun kios di Kabupaten Klungkung.

“Saya tugaskan semua Kepala Desa beserta jajarannya untuk membersihkan semua iklan rokok yang masih terpasang di warung, maupun kios. Ternyata banyak sekali iklan rokok yang terpasang. Jangan sampai dengan iklan ini bisa memancing niat anak muda untuk merokok sehingga menjadi perokok," ungkapnya.

Pemkab Klungkung memang menjadi daerah yang getol melarang iklan rokok di wilayahnya.

Apalagi Klungkung telah mengikrarkan diri sebagai daerah tertib Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Hal ini dibuktikan dengan ditegakkannya Perda No 1 Tahun 2014 tentang KTR, Perbub No 5 tahun 2016 tentang reklame rokok dan pelaksanaan KTR. Serta SK Bupati No 22 tahun 2017 tentang Tim Pembina KTR.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved