Breaking News:

Berita Gianyar

Pengundian Lapak Pedagang di Pasar Rakyat Gianyar Dimulai,1.589 Pedagang Dapat Nomor Undian

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gianyar melaksanakan pengundian lapak pedagang Pasar Rakyat Gianyar, Bali, Kamis 6 Januari 2021.

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gianyar melaksanakan pengundian lapak pedagang Pasar Rakyat Gianyar, Bali, Kamis 6 Januari 2021 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gianyar melaksanakan pengundian lapak pedagang Pasar Rakyat Gianyar, Bali, Kamis 6 Januari 2021.

Namun, pengundian ini dilakukan secara bertahap untuk mengindari kerumunan.

Pada pengundian pertama kali ini, diikuti oleh pedagang los lantai dasar, yang terdiri dari pedagang daging, ikan, tahu tempe, telur, makanan dan minuman.

Kepala Disperindag Gianyar, Luh Gede Eka Suary mengatakan, teknis pengundian terlebih dahulu mengundang pedagang yang sudah terdata dan sudah terverifikasi pada saat perpindahan (pedagang existing)."

Baca juga: Antisipasi Penyebaran Covid-19, Tahanan Polres Gianyar Kini Difasilitasi Video Call, Durasi 15 Menit

"Setelah mendapat undangan, mereka datang dengan membawa surat undangan dan melakukan proses registrasi serta langsung mengambil undian."

“Kita undang pedagang lama yang nama-namanya terverifikasi pada saat perpindahan, kemudian melaksanakan registrasi dengan membawa surat undangan dan langsung mengambil nomer undian,” kata Eka.

Kata dia, jumlah pedagang yang mendapatkan nomor undian nantinya sebanyak 1.589  orang.

Oleh karena tak memungkinkan dilakukan secara serentak, sehingga pengundian akan dilakukan selama tiga hari.

Dalam mengantisipasi kerumunan, kata dia, pengundian dibagi menjadi empat pos atau tempat, berdasarkan jenis dagangannya. 

“Sekarang karena kesepakatan, selama 6 bulan perpindahan ini retribusinya akan digratiskan, dan setelah 6 bulan baru akan diproses. Memang sudah dipersiapkan mulai dari sekarang serta dengan payung hukum Perda Retribusi yang sudah ada,” ungkapnya. 

Baca juga: Tahun Ini, Pemkab Gianyar Kembali Tak Adakan Bantuan Bibit Ternak

Seorang pedagang sayuran, Wayan Mas yang memperoleh los di Pasar Rakyat Gianyar mengatakan, awalnya dirinya ragu apakah bisa membayar sewa/retribusi karena kondisi ekonomi yang lesu di tengah pandemi Covid-19.

Namun, mendengar bahwa retribusi pasar akan digratiskan selama 6 bulan, dirinya sangat berterima kasih kepada pemerintah serta merasa sangat terbantu.

Baca juga: Walau Sudah Minta Maaf, Siswa SMA Tetap Dianiaya Pemotor di Jalan Simpang DPRD Gianyar

“Saya selaku pedagang kecil sangat berterima kasih kepada pemerintah, karena pedagang masih dikasih dispensasi untuk tidak membayar uang sewa selama 6 bulan,” ujarnya.

Wayan juga mengatakan, ketika melihat kebersihan Pasar Rakyat Gianyar ini, dirinya berharap ke depan teman-teman pedagang bisa menjaga kebersihan agar kesan Pasar Rakyat Gianyar tetap bersih dan nyaman dan jauh dari kesan kotor dan kumuh.

"Tentu saya secara pribadi akan menjaga kebersihan. Dan diharapkan teman-teman lainnya juga sama agar tidak seperti pasar lama yang kumuh, kotor dan bau," tandasnya. (*)
 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved