Berita Badung
Hujan Deras Guyur Badung, Perumahan Dalung Sempat Terendam Banjir
Kendati banjir lumayan tinggi, namun air dikabarkan sempat surut lantaran sudah langsung ditangani oleh instansi terkait, khususnya PUPR Badung
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Hujan deras yang terjadi di daerah Kabupaten Badung menyebabkan banjir di Perumahan Dalung Permai tepatnya di Banjar Bhuana Santi, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara pada Selasa 11 Januari 2022.
Banjir tersebut sempat ramai di beberapa akun media sosial, yang melihatkan air meluap hingga sepaha orang dewasa.
Menurut informasi yang didapat, Banjir tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 wita, dengan ketinggian mencapai satu meter.
Kendati banjir lumayan tinggi, namun air dikabarkan sempat surut lantaran sudah langsung ditangani oleh instansi terkait, khususnya PUPR Badung.
Baca juga: Banyak Koperasi di Badung Bermasalah, Diskop Minta Segera Laksanakan RAT
Meski demikian, kurang lebih ada sebanyak delapan rumah yang sempat terendam banjir pada kejadian itu.
Sehingga peralatan rumah tangga hingga kendaraan bermotor milik warga juga ikut terendam banjir.
Salah satu warga, I Ketut Sumiarta saat dikonfirmasi tak menampik hal tersebut.
Pihaknya mengaku daerah tersebut berada di kawasan yang cukup rendah dan dekat dengan bibir sungai. Sehingga saat hujan deras airnya meluap ke permukaan jalan.
"Sungai tersebut merupakan pusat kiriman air dari saluran irigasi. Sehingga saat hujan deras debit banyak dan air sungai meluap," katanya.
Dirinya pun mengakui, saat banjir mulai surut warga sekitar langsung bergotong-royong melakukan pembersihan mulai dadi jalan, hingga perabotan yang sempat terkena banjir.
"Saya pertama kali keluar rumah sekitar pukul 15.00 wita, air sudah setinggi perut. Bahkan kami di komplek sini langsung menyelamatkan kendaraan kami agar tidak terendam air," ungkapnya.
Pihaknya mengakui ada 8 rumah yang digenangi air. Dirinya bersama warga sempat menyelamatkan kendaraan yang parkir dipinggir jalan.
"Kalau tidak salah ada empat motor dan dua mobil. Semua kami pindahkan saat air mulai meluap," ungkap pria Asal Klungkung ini
Disinggung apakah memang sering terjadi banjir, Sumiarta mengaku tidak. Bahkan banjir tersebut baru pertama kalinya terjadi.
Baca juga: Berharap Bisa Pulihkan Perekonomian, PHRI Badung Sambut Positif Liga 1 Digelar di Bali
Ia mengaku saat musim hujan memang ada air sungai yang meluap tapi tingginya hanya semata kaki.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/tim-reservasi-pupr-badung-saat-membersihkan-gorong-gorong-di-wilayah-dalung-permai.jpg)