Breaking News:

Tips Kesehatan

Berikut Makanan Penyebab Meningitis yang Harus Dihindari

Pembengkakan akibat meningitis biasanya memicu gejala-gejala seperti sakit kepala, demam, dan leher kaku.

Kompas.com
Ilustrasi meningitis 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seperti diketahui, meningitis atau radang selaput otak memang dikenal sebagai penyakit mematikan.

Dilansir TribunKesehatan dari Mayo Clinic, meningitis adalah peradangan selaput (meninges) yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang.

Pembengkakan akibat meningitis biasanya memicu gejala-gejala seperti sakit kepala, demam, dan leher kaku.

Infeksi virus adalah penyebab paling umum dari meningitis, diikuti oleh infeksi bakteri dan infeksi jamur.

Baca juga: Nyeri Hebat Saat Haid? Waspada Gejala Penyakit Berbahaya

Baca juga: Ini Gejala Awal Penyakit Diabetes Tipe 2, Haus yang Berlebihan hingga Sering Buang Air Kecil

Nah, pada infeksi bakteri atau yang disebut infeksi parasit, meningitis tidak disebarkan melalui kontak langsung.

Dikutip dari alodokter, parasit ini umumnya terdapat pada hasil bumi, serta kotoran, makanan, dan hewan seperti siput, ikan, unggas.

Memakan makanan yang berbahan dasar hewan tersebut atau melakukan aktivitas seperti berenang berpotensi tertular parasit penyebab meningitis.

Bakteri yang masuk ke aliran darah kemudian menuju ke otak dan sumsum tulang belakang menyebabkan meningitis bakteri akut.

Tetapi meningitis juga bisa terjadi ketika bakteri langsung menyerang meninges.

Baca juga: Siapa Saja yang Paling Beresiko Alami Penyakit Ginjal? Salah Satunya Perokok

Baca juga: Mengenal Penyakit Sepsis Mulai dari Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Gejala meningitis dini dapat menyerupai flu (influenza) dan dapat berkembang selama beberapa jam atau beberapa hari.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved