Serba Serbi

Nyepi Sebentar Lagi, Pahami Makna Catur Brata Penyepian

Sebab sejatinya Nyepi adalah bertujuan untuk membersihkan alam semesta (bhuana agung), dan diri manusia (bhuana alit).

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi pelaksanaan Nyepi tahun 2020 di Denpasar - Nyepi Sebentar Lagi, Pahami Makna Catur Brata Penyepian 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Nyepi pada tahun ini, akan dirayakan  tanggal 3 Maret 2022.

Nyepi sendiri merupakan pergantian tahun saka, dalam Hindu yang telah dikenal sejak turun-temurun.

Hari suci ini memiliki makna filosofis yang dalam dan sangat penting.

Sebab sejatinya Nyepi adalah bertujuan untuk membersihkan alam semesta (bhuana agung), dan diri manusia (bhuana alit).

Baca juga: Nyepi Segara, Pesisir Pantai di Kusamba Klungkung Dijaga Pecalang

Untuk itu dikenal adanya Catur Brata Penyepian, atau empat pantangan dan larangan saat Nyepi.

Diantaranya adalah Amati Geni, atau tidak menyalakan api saat Nyepi.

Makna lainnya adalah tidak mengibarkan amarah dan kebencian di dalam diri.

Untuk itu, biasanya saat Nyepi masyarakat tidak diperkenankan menyalakan api, atau saat ini lampu.

Kemudian ada Amati Karya, atau tidak bekerja saat Nyepi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved