Kuliner
Tahu Campur dan Lontong Balap Pak Tris Khas Suroboyo, Dibanderol Rp10 Ribu dengan Kuah Tauge Segar
Tahu Campur dan Lontong Balap Pak Tris Khas Suroboyo, Dibanderol Rp 10 Ribu dengan Kuah Tauge Segar
Penulis: Arini Valentya Chusni | Editor: Harun Ar Rasyid
Laporan Wartawan Tribun Bali, Arini Valentya Chusni
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Siapa disini pecinta tipat atau lontong?
Kreasi kuliner dengan menggabungkan tipat di Indonesia sangat beragam ya, di Bali sendiri misalnya.
Ada tipat cantok, tipat blayag, tipat tahu dan sebagainya. Kalau di Jawa ada lontong balap, atau tipat balap, lontong sayur, dan sebagainya.
Kali ini Tribun Bali punya rekomendasi salah satu kuliner Jawa yang ada di Bali loh, namanya Lontong Balap khas Suroboyo Pak Tris.
Lokasinya tepat berada di seberang pintu masuk Pasar Desa Tegal Harum, Pemecutan Klod, Denpasar Barat.
Di warung Pak Tris ini selain menyediakan Lontong Balap, juga tersedia menu lain seperti tahu campur dan sate kerang.
Seporsi lontong balap tanpa sate kerang dibanderol Rp 10 Ribu, namun jika menggunakan sate jadinya Rp 15 Ribu. Cukup terjangkau kan Tribunners?
Buka dari jam 07.00 WITA - 20.30 WITA, kuliner lontong balap ini bisa jadi salah satu rekomendasimu untuk sarapan hingga makan malam.
Sudah tersedia juga di aplikasi online food, yaitu GoFood ya Tribunners.
Uniknya dari lontong balap pak tris ini adalah dari bahan-bahannya. Satu porsinya dilengkapi dengan potongan lontong atau tipat, sayur hijau, lento yaitu semacam gorengan namun berisikan kacang merah, mie kuning, dan tahu.
Untuk kuahnya sebenernya kuah bening dengan campuran tauge yang melimpah. Namun, karena diberi campuran sambal jadi kuahnya ikut berwarna cokelat kemerah-merahan nih Tribunners.
Karena memang sambal yang digunakan Pak Tris menggunakan sambal terasi matang yang berwarna agak cokelat kemerah-merahan. Dan rasa pedas sambal inilah yang menambah cita rasa dari Lontong Balap.
Selain itu, jika Tribunners pesan tahu campur, dan isiannya hampir sama. Namun kalau isian tahu campur sedikit ditambah kentang rebus dan kuahnya menggunakan kuah soto kikil dan balung sapi.
Rasa dan aroma? Jangan ditanya lagi! Benar-benar bikin kamu lapar deh! Apalagi seporsinya tidak pelit isi, jadi cukup bikin kita kenyang.