Berita Bali
Sempat Kekurangan Vaksin, Vaksinasi Booster di Badung dan Daerah Lain
Hari pertama pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Badung ternyata diserbu para lansia, Kamis 13 Januari 2022
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Hari pertama pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Badung ternyata diserbu para lansia, Kamis 13 Januari 2022.
Bahkan Dinas Kesehatan sempat kekurangan vaksin booster lantaran banyaknya lansia yang ingin disuntikkan vaksin.
Dari pantauan di lokasi proses vaksinasi booster hampir sama dengan vaksinasi sebelumnya yang dilaksanakan di Gedung RSD Mangusada.
Pertama peserta vaksin mendaftarkan diri, mengikuti skrining hingga, disuntikan vaksin hingga menunggu melihat Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).
Baca juga: Puluhan Lansia di Bangli Mulai Disuntik Vaksin Booster
Karena banyaknya lansia yang ingin mengikuti vaksinasi, Dinas Kesehatan sampai menambah vaksin yang diambilkan dari puskesmas terdekat.
Sehingga sampai terakhir proses vaksinasi berjalan sesuai harapan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dr Nyoman Gunarta mengaku vaksinasi booster sementara dilaksanakan di Gedung RSD Mangusada dengan sasaran masyarakat terdekat, seperti Kapal dan Abianbase.
Namun melihat dari jumlah peserta, pihaknya pun kembali menambah vaksin booster agar semua bisa tervaksin.
"Sebenarnya target kami hari ini 200 orang. Namun kenyataannya yang datang melebihi dari itu, sehingga kami ambilkan vaksin booster lagi di puskesmas terdekat," ujar Gunarta.
Mantan Dirut RSD Mangusada itu mengaku, sesuai dengan SE Kementerian Kesehatan bahwa vaksinasi booster untuk masyarakat Badung.
Hanya saja prioritas pertama untuk lansia dan masyarakat rentan.
"Yang rentan itu maksudnya, disabilitas, ada yang punya penyakit dan yang lainnya. Termasuk sudah disuntik lengkap 6 bulan yang lalu," jelasnya sembari mengatakan untuk masyarakat umum belum dibuka.
Dokter asal Desa Sibang Gede, Abiansemal Badung itu mengaku sebenarnya untuk di Kabupaten Badung memiliki 35 ribu lansia yang harus divaksinasi booster.
Namun karena Dinas Kesehatan masih melakukan vaksinasi ke dua untuk anak usia 6-11 tahun, maka vaksin anak dulu dituntaskan.
Dalam mempercepat pelaksanaan vaksinasi booster untuk masyarakat di Badung, pemerintah setempat akan membuka layanan di setiap kecamatan yang ada.
Gunarta mengatakan, pihaknya merancang setiap kecamatan terdapat pelayanan vaksinasi booster.
Bahkan lokasi yang dipilih yakni semua puskesmas 1 yang ada di kecamatan seperti, Kecamatan Petang, Abiansemal, Mengwi, Kuta Utara, Kuta dan Kuta Selatan.
Di Bangli, vaksinasi booster dimulai Kamis 13 Januari 2022.
Sasaran utama dalam vaksinasi ini, adalah kelompok lansia dan immunocompomised (kelompok rentan).
Dari dua kelompok prioritas ini, baru sistem untuk kelompok lansia yang dibuka.
Tercatat pada hari ini, sasaran vaksin booster pada lansia 300 orang.
Namun dari jumlah tersebut, hanya 60 orang yang bisa disuntik vaksin.
Kepala Dinas Kesehatan Bangli, I Nyoman Arsana mengatakan, hanya 60 orang lansia yang divaksinasi booster karena hanya mereka yang telah memenuhi syarat.
"Untuk bisa mendapatkan vaksin booster ini adalah mereka yang sudah mendapatkan vaksin dosis II, dan sudah berjarak minimal enam bulan. Sementara 240 lansia lainnya yang ditarget, mereka baru mendapatkan vaksin dosis II pada bulan Agustus 2021. Sehingga belum memenuhi syarat. Mereka baru bisa mendapatkan vaksin booster antara Februari atau Maret," sebutnya.
Dipaparkan, total lansia di Bangli sebanyak 31.289 orang.
Dari jumlah tersebut, 22.088 orang baru mendapatkan vaksin dosis I, sementara yang sudah mendapatkan vaksin dosis II 19.923 orang.
Di Klungkung, vaksinasi booster digelar, Jumat 14 Januari 2022.
Ketua Satgas Covid-19 Klungkung I Nyoman Suwirta, Kamis 13 Januari 2022, mengatakan, prioritas vaksinasi booster ini diberikan kepada kelompok rentan seperti lansia, ataupun tenaga kesehatan.
Dirut RSUD Klungkung I Nyoman Kesuma mengungkapkan, saat ini semua tenaga medis dan karyawan RSUD Klungkung sudah mendapatkan vaksinasi booster yang sudah diberikan tahun lalu.
Di Tabanan, vaksinasi booster secara massal digelar, Jumat 14 Januari 2022, di Gedung I Ketut Maria Tabanan.
Baca juga: Kakek 72 Tahun Terima Vaksin Booster, Perlu Jadi Acuan Bagi Lansia, Ini yang Dirasakan
Gebyar vaksinasi booster ini diperuntukkan untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Tabanan yang sasarannya berjumlah 1.653 orang.
Namun tak menutup kemungkinan nantinya jumlah akan bertambah atau justru berkurang.
Kadis Nakertrans Tabanan, I Nyoman Putra, Kamis, megatakan, sesuai data yang tercatat di OPD-nya, total ada 1.653 orang sasaran PMI yang akak mendapat layanan vaksinasi booster ini.
"Itu data untuk Calon PMI artinya yang akan bekerja ke luar negeri dan PMI yang sudah pernah bekerja ke luar negeri," jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, dr I Nyoman Susila menjelaskan, untuk gerai vaksinasi booster khusus menyasar Pekerja Migran Indonesia (PMI) saja.
Dalam gerai vaksinasi booster tersebut, katanya, Dinas Kesehatan sudah menyiapkan 3 tim. (gus/mer/mit/mpa)
Kumpulan Artikel Bali