Breaking News:

Berita Tabanan

2 Desa Adat di Tabanan Tak Buat Ogoh-ogoh

Majelis Desa Adat (MDA) Tabanan menggelar rapat koordinasi dengan MDA Kecamatan, Jumat 14 Januari 2022

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Ilustrasi ogoh-ogoh - 2 Desa Adat di Tabanan Tak Buat Ogoh-ogoh 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Majelis Desa Adat (MDA) Tabanan menggelar rapat koordinasi dengan MDA Kecamatan, Jumat 14 Januari 2022.

Dalam paruman atau rapat ini membahas terkait pelaksanaan tawur kesanga serangkaian Nyepi Tahun Caka 1944.

Dari hasil rapat ini, diputuskan bahwa pihak desa adat diperbolehkan untuk menggelar pengarakan ogoh-ogoh sepanjang mengikuti kebijakan yang sudah tertuang dalam surat edaran (SE) MDA Bali.

Selain itu, dari ratusan desa adat di Tabanan, ada dua desa adat yang memutuskan untuk tidak menggelar pengarakan atau pembuatan ogoh-ogoh.

Baca juga: 2 Desa Adat di Tabanan Tak Garap Ogoh-ogoh, MDA Persilakan Desa Adat Asalkan Sesuai SE

Dua desa adat tersebut adalah Desa Adat Kota Tabanan dan Desa Adat Banjar Anyar Kecamatan Kediri.

"Kami juga sudah menggelar paruman untuk membahas pelaksanaan rangkaian Nyepi tahun ini. Untuk sementara, sudah ada dua desa adat yang memutuskan tidak melaksanakan pawai ogoh-ogoh," jelas Penyarikan Madya MDA Tabanan, I Gede Nyoman Sugiartha.

Sugiartha menjelaskan, sepanjang menjadi kesepakatan, maka keputusan tersebut akan dihormati.

Sebab untuk sementara tidak ada paksaan atau larangan untuk menggelar pawai ogoh-ogoh pada Nyepi Tahun Caka 1944 ini sepanjang mengikuti aturan kebijakan yang sudah diterbitkan MDA Bali.

Kata dia, selama pelaksanaan pihak desa adat bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan pelaksanaannya di wilayah tersebut.

Selain itu juga dipantau langsung oleh pemerintah daerah.

"Sepanjang mengikuti syarat yang sudah diterbitkan oleh Provinsi tersebut ya boleh membuat (ogoh-ogoh)," jelasnya.

"Jadi nanti yang tanggung jawab penuh adalah desa adat. Sehingga semua banjar adat yang ingin atau akan menggarap ogoh-ogoh harus memiliki kesepakatan dulu. Agar nantinya bisa dijalankan bersama. Sebah jika memang melanggar ketentuan pasti akan ada sanksi," sambung dia. (*).

Kumpulan Artikel Tabanan

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved