Breaking News:

Berita Denpasar

Peringatan Dini Cuaca Selama 17-18 Januari 2022, BMKG: Berpotensi Hujan Petir & Angin Kencang

Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk tanggal 17-18 Januari 2022.

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Karsiani Putri
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi- Prakiraan cuaca 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk tanggal 17-18 Januari 2022.

Dimana sejumlah wilayah di Bali berpotensi dilanda cuaca ekstrem hujan disertai petir dan angin kencang.

Baca juga: PRAKIRAAN Cuaca di Denpasar Hari Ini 18 Januari 2022, Berawan dan Hujan hingga Malam Hari

Baca juga: 3 Weton Ini Akan Sukses Besar Apabila Jadi Pedagang, Salah Satunya Weton Kamis Legi

"Peringatan dini cuaca pada 17-18 Januari 2022 wilayah Bali berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat, merata di wilayah Bali, meliputi Buleleng, Karangasem, Tabanan, Bangli, Badung, Gianyar, Klungkung, Jembrana dan Kota Denpasar," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi B BMKG Wilayah III Denpasar, Dwi Hartanto kepada Tribun Bali, pada Selasa, 18 Januari 2022.

Untuk pagi ini potensi dini cuaca ekstrem provinsi Bali dengan wilayah terdampak digambarkan dengan keterangan warna merah meliputi seluruh Denpasar dan Badung serta sebagian besar Tabanan dan sebagian Gianyar.

Serta berpotensi meluas di Buleleng, Jembrana dan Klungkung.

Peta infomasi peringatan dini cuaca ekstrem berlaku dari pukul 07.40 WITA hingga 09.30 WITA dan akan di-update kemudian.

B BMKG Wilayah III Denpasar mengimbau masyarakat untuk waspada dampak bencana yang ditimbulkan dari cuaca tersebut

"Masyarakat diiimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan seperti banjir, genangan air tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan kalat/petir," ujarnya.

Baca juga: UPDATE Penanganan Covid-19 di Denpasar: 3 Kasus Baru, 6 Pasien Sembuh, 0 Meninggal

Baca juga: TP PKK Denpasar dan WHDI Kota Denpasar Lakukan Persembahyangan Bersama di Pura Lokanatha Lumintang

Baca juga: 3 Weton Ini Akan Sukses Besar Apabila Jadi Pedagang, Salah Satunya Weton Kamis Legi

Selain itu, kata Dwi, bagi pengguna dan operator jasa transpotasi laut, nelayan, wisata bahari dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar wilayah pesisir diimbau untuk mewaspadai potensi gelombang laut.

"Potensi gelombang laut dengan ketinggian mencapai 2.0 meter atau lebih di Laut Bali, Selat Bali, Selat Badung, Selat Lombok, dan Samudera Hindia selatan Bali," papar dia.

(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved