Berita Bangli
Bangli Buka Car Free Day, Program Bupati untuk Pulihkan Perekonomian
Kabupaten Bangli mulai memberlakukan hari bebas kendaraan atau yang kerap disebut Car Free Day (CFD).
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Kabupaten Bangli mulai memberlakukan hari bebas kendaraan atau yang kerap disebut Car Free Day (CFD).
Kegiatan ini dilaksanakan mulai besok (29 Januari 2022).
Ini merupakan program Bupati untuk meramaikan Alun-alun Kota Bangli, Bali.
Kasat Lantas Polres Bangli, I Ketut Suandi mengatakan, kegiatan hari bebas kendaraan ini merupakan hasil rapat polisi dengan Pemkab Bangli dalam hal ini Dinas Perhubungan dan Satpol PP.
Baca juga: Banyak Kerumunan dan Sulit Diurai, Dishub Denpasar Tunda CFD di Niti Mandala dan Lumintang
"Ini merupakan program bupati untuk meramaikan Alun-alun Kota Bangli. Salah satu tujuannya untuk pemulihan ekonomi. Karenanya kami sebagai aparat tetap mendukung untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat," jelasnya, Jumat 28 Januari 2022.
Kegiatan tersebut masuk dalam rangkaian kegiatan akhir pekan di Bangli. Pada hari Sabtu malam, digelar akustik yang berlokasi di jalur Lettu Kanten, tepatnya di depan Monumen Perjuangan.
Keesokan harinya dilanjutkan dengan Car Free Day.
CFD dilaksanakan mulai pukul 06.00 hingga 09.00 Wita. Adapun lokasi yang menjadi tempat CFD yakni di areal Alun-alun Kota Bangli.
Mulai dari jalan Lettu Kanten, Lettu Lila, Lettu Sobat, dan Brigjen I Gusti Ngurah Rai tepatnya di jalur SMA 1 ke Utara hingga kantor bupati.
"Nanti kita penutupan (jalan). Kalau yang dari selatan, kami alihkan lalu lintas ke barat (LC Aya). Masyarakat yang hendak parkir boleh di depan SMA 1," ujar Ketut Suandi.
"Sementara masyarakat dari utara yang hendak ke selatan, dari Jalan Kusumayuda bisa melewati jalan Merdeka. Setelah kegiatan CFD selesai, lalu lintas akan dibuka secara normal," sambung dia.
Ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dalam kegiatan akhir pekan ini.
Sehingga ancaman virus Corona terlebih varian Omicron tidak menyebar di wilayah Bangli.
Untuk mengantisipasi lonjakan kasus, Satgas Covid-19 Bangli juga kembali mengaktifkan tempat isolasi terpusat (Isoter).
Dua tempat telah disiapkan, yakni di RSJ dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kayuambua.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/suasana-di-alun-alun-kota-bangli-jumat-281.jpg)