Berita Karangasem
Dua Siswa SMA di Karangasem Terpapar COVID-19
Hasilnya, ditemukan 1 orang siswa positif COVID-19. Sehingga dalam satu sekolah ada 2 siswa yang terpapar COVID -19.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Dua siswa SMA Negeri di Kecamatan Selat, Karangasem dinyatakan positif COVID - 19 setelah dilakukan tes PCR.
Keduanya duduk di bangku kelas sama, dan ditemukan di waktu berbeda. Tempat tinggalnya berbeda antara satu dengan siswa yang lainnya.
Informasi di lapangan, Senin (31/1/2022), temuan bermula dari siswa yang berobat ke dokter lantaran kondisinya tidak fit.
Lalu yang bersangkutan dites PCR, dan hasilnya yang bersangkutan dinyatakan positif.
Baca juga: Pohon Tumbang Menimpa Atap SMPN 1 Manggis Karangasem
Sehari sebelumnya, siswa ini masuk dan belajar di kelas.
"Yang bersangkutan dinyatakan positif tanggal 27 Januari 2022. Lalu 28 Januari 2022, petugas Puskesmas langsung melaksanakan tracing ke orang yang lakukan kontak erat dengan bersangkutan," ungkap Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMA, Wayan Sugiana, Senin (31/1/2022).
Yang di-tracking yakni siswa yang sempat melakukan kontak erat sekitar 33 siswa dan 6 guru.
Hasilnya, ditemukan 1 orang siswa positif COVID-19. Sehingga dalam satu sekolah ada 2 siswa yang terpapar COVID -19.
Sedangkan siswa yang negatif diminta melakukan isolasi mandiri.
"Untuk siswa dan guru yang sempat melakukan kontak erat diminta isolasi mandiri.
Khusus kelas tersebut, pelaksanaan belajar dilakukan secara daring sembari tunggu beberapa hari," ungkap I Wayan Sugiana.
Pihaknya berharap, semoga tak ada siswa dan tenaga pengajar terpapar.
Sementara pihak sekolah terpaksa menghentikan pembelajaran tatap muka di kelas itu. Untuk kelas lainnya tetap belajar tatap muka.
"Khusus kelas tersebut, pembelajaran kembali daring. Sampai kondisi normal," tambah Sugiana, sapaan akrabnya.
Baca juga: Desa Tri Eka Buana Karangasem Butuh Suntikan Rp 800 Juta untuk Tuntaskan Pembangunan Museum Arak
Pihaknya meminta seluruh sekolah kembali menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat, antisipasi hal tak diinginkan. Siswa harus waspada dan hati - hati. Terus jaga jarak, serta terapkan prilaku hidup sehat. Sedangkan tenaga pendidik tetap pantau anak didiknya saat sedang istirahat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-covid-19112344.jpg)