Septidiana Terisak Sambil Mengelus Perutnya yang Buncit, Hamil 9 Bulan Suami Tewas Dibakar Warga
Jelang melahirkan, wanita yang hamil 9 bulan itu terkulai lemas saat mendengar kabar suaminya dibakar hidup-hidup oleh warga.
TRIBUN-BALI.COM - Seorang wanita hamil mengelus perutnya yang buncit sambil menahan isak tangisnya seusai pemakaman.
Saat sedang hamil 9 bulan, Septidiana (23) harus kehilangan suami tercintanya, Indra Widodo (25).
Apalagi sang suami itu tewas usai dibakar hidup-hidup oleh warga.
Kejadian nahas itu terjadi di Kecamatan Sematang Borang, Palembang pada Rabu 29 Januari 2022.
Indra Widodo mengalami luka bakar sekitar 76 persen dan dilarkan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Selama hampir seminggu dirawat di rumah sakit, suami Septidiana itu menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (2/2/2022) malam.
Jenazah Indra Widodo dimakamkan di TPU Talang Petai Kamis 3 Februari 2022, sekira pukul 10.00 WIB.
Indra Widodo meninggalkan seorang istri yang sedang hamil 9 bulan dan anak perempuan berusia 4 tahun.
Jelang melahirkan, wanita yang hamil 9 bulan itu terkulai lemas saat mendengar kabar suaminya dibakar hidup-hidup oleh warga.
Septi tak kuasa membayangkan calon anaknya itu harus jadi yatim sejak dalam kandungan.
Tangisan tak henti keluar dari mata Septidiana di rumah duka di Jalan Binangun Lorong Serentak Kelurahan Plaju Darat, Kota Palembang.
Seusai pemakaman, ibu hamil itu pun curhat pilu di hadapan awak media.
Diungkapkan Septidiana, sang suami Indra Widodo merupakan pria yang baik bagi keluarganya.
"Dia sayang sama anak dan istrinya, baik dan tidak kasar," ucap Septi terisak, dikutip TribunnewsBogor.com dari TribunSumsel.
Indra diketahui bekerja sebagai buruh bangunan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/hamil-9-bulan-tewas.jpg)