Berita Karangasem
Tak Ada Kapal yang Sandar, Pelabuhan Tanah Ampo Tak Beroperasi Sejak 2021
Dermaga Tanah Ampo, Kec. Manggis, Karangasem kembali mangkrak setelah Ferry jurusan Pelabuhan Dermaga Tanah Ampo ke Gili Mas, Lombok, NTB tidak berope
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Harun Ar Rasyid
AMLAPURA, TRIBUN BALI - Dermaga Tanah Ampo, Kec. Manggis, Karangasem kembali mangkrak setelah Ferry jurusan Pelabuhan Dermaga Tanah Ampo ke Gili Mas, Lombok, NTB tidak beroperasi sejak 2021.
Pemicunya belum diketahui oleh KSOP Pelabuhan Padang Bai.
Kepala KSOP Pdang Bai, Ni Putu Eka Suyasmin, mengatakan, ferry tujuan dari Tanah Ampo ke Gili Mas kini tidak beroperasi.
Tidak ada kapal yang sandar di Dermaga Tanah Ampo.
"Terkadang kapal pertamina sandar. Tetapi waktunya tak menentu," kata Ni Putu Eka Suyaasmin, Rabu 9 Februari 2022.
Sebelumnya, dermaga yang menghabiskaan anggaran ratusan milliar digunakan bersandar kapal LCT dan ferry.
Sekarang kapal sudah tak bersandar.
Otomatis, dermaga yang dibangun 2006 tak memberikan pemasukan ke pendapatan pemerintah, dalam hal ini Kemenhub.
Ditambahkan, untuk bisa mengoperasikan Dermaga Tanah Ampo butuh suntikan anggaran untuk melanjutkan pengerjaannya.
Seandainya dilanjutkan, dari Kementerian Perhubungan harus melaksanakan study kelayakan sedimentasi di Dermaga Tanah Ampo, dan DED.
Study kelayakan sedimentasi bertujuan untuk memastikan tidak ada sedimentasi di Dermaga Cruise.
Sehingga pengerjaannya bisa segera dilakukn pemerintah.
"Untuk kelayakan sedimentasi kayaknya sudah. Sekarang tinggal growing dan DED," tambah Suyasmin, sapaan akrab.
KSOP Padang Bai butuh dana puluhan milliar untuk menuntaskan proyek pembangunan Dermaga Cruise di Tanah Ampo.
Estimasi anggaran yang dibutuhkan meliputi pengerjaan fisik, dan pengawasan supervisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/dermaga-cruise-tanah-ampo-karangasem_20160520_215252.jpg)