Berita Nasional

Kasus Covid-19 Bertambah Puluhan Ribu per Hari, Pemerintah Aktifkan Kembali Insentif untuk Nakes

"Kapasitas layanan faskes tergantung jumlah nakes, ketersediaan obat, dan alkes, termasuk jumlah tempat tidur, ICU, ventilator dan oksigen.

Pixabay
Ilustrasi covid-19 Varian Omicron 

TRIBUN-BALI.COM - Pemerintah memperkuat layanan fasilitas kesehatan (faskes), untuk menghadapi lonjakan kasus Covid-19 akibat Varian Omicron.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden dr Brian Sri Prahastuti mengatakan, penguatan itu mencakup faskes rujukan (rumah sakit) maupun faskes primer (puskesmas, klinik, dan telemedisin).

"Kapasitas layanan faskes tergantung jumlah nakes, ketersediaan obat, dan alkes, termasuk jumlah tempat tidur, ICU, ventilator dan oksigen."

"Nah, ini semua sudah diperkuat, agar seimbang dengan jumlah kasus yang ditangani," kata Brian kepasa wartawan, Sabtu (12/2/2022).

Baca juga: Norwegia Bakal Cabut Hampir Semua Pembatasan Sosial di Tengah Masih Tingginya Kasus Covid-19

Brian menegaskan, faskes -faskes rujukan saat ini sudah menambah kapasitas tempat tidur dan ICU, dengan membuat tenda RS darurat dan mengonversi ruang rawat biasa menjadi ruang isolasi Covid-19 dan ICU.

Juga, ada penambahan stok obat dan alat kesehatan.

"Jumlah nakes baik dokter maupun perawat terus ditambah."

"Pengaturan sif juga sudah diatur sedemikian rupa, agar jika ada nakes kelelahan atau terpapar, bisa segera teratasi," tutur Brian.

Untuk faskes primer, Brian mengatakan, lebih difokuskan pada penanganan dan pantauan pasien tanpa gejala dan bergejala ringan.

"Dengan begitu rumah sakit hanya menangani kasus sedang, berat, dan kritis.

Ini strateginya," beber Brian.

Ia juga mengungkapkan, pemerintah mengaktifkan kembali pembiayaan kasus Covid-19, yang digunakan untuk insentif nakes, penyediaan obat, dan perawatan pasien Covid-19.

"Termasuk merekrut dokter untuk ditempatkan di RS darurat, RSUD, dan puskesmas," paparnya.

Untuk memastikan upaya pemerintah berjalan sesuai yang diharapkan, lanjut Brian, Kantor Staf Presiden terus melakukan pemantauan dan verifikasi lapangan terkait kesiapan faskes, kecukupan obat, dan alat kesehatan.

Baca juga: UPDATE KASUS COVID-19: Sebanyak 400 Pasien Covid-19 di Denpasar Sembuh, Kasus Positif 745 Orang

"Kita juga akan kawal kesiagaan satgas di pusat dan daerah, terutama untuk potensi terjadinya krisis," ucap Brian. (*)

Artikel lainnya di Berita Nasional

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Kasus Covid-19 Tembus 40 Ribu Per Hari, Insentif untuk Nakes Diaktifkan Lagi, 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved