Berita Denpasar

Korban PHK dan Ditinggal Pacar, Pemuda di Denpasar Alami Gangguan Jiwa

Korban PHK dan Ditinggal Pacar, Pemuda di Denpasar Alami Gangguan Jiwa, Sering Teriak ke Setiap Orang Lewat

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Irma Budiarti
BPBD Denpasar
WN (29) pemuda ODGJ dirujuk ke RSJ Bangli pada Kamis 17 Februari 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Korban PHK dan Ditinggal Pacar, Pemuda di Denpasar Alami Gangguan Jiwa.

Seorang pemuda di Kota Denpasar berinisial WN (29), mengidap gangguan jiwa setelah mengalami putus kerja (PHK) dan dinggal pacar.

WN menjadi kerap megamuk dengan berteriak-teriak kepada setiap orang yang lewat di depannya.

WN sempat diamankan di Kantor Satpol PP Denpasar.

Kemudian pasien kooperatif dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Bangli setelah dilakukan pemeriksaan rapid antigen.

Pasien dievakuasi oleh ambulans Damakesmas Denbar 2 pada Kamis 17 Februari 2022 kemarin.

Petugas medis Damakesmas Denbar 2, Nopi menuturkan, WN menderita Skizofrenia Paranoid.

"Pasien dikatakan mengamuk dengan berkata-kata keras teriak kepada warga sekitar rumahnya yang lewat sejak 14 Februari 2022, dan sudah 3 kali dirawat di RSJ," kata petugas medis yang menangani WN, Nopi kepada Tribun Bali, Jumat 18 Februari 2022.

"Dikatakan keluarga penyebabnya karena putus kerja dan ditinggal pacar, sempat putus obat 3 bulan. Pasien kooperatif saat akan dirujuk dan hasil rapid antigen negatif," beber dia.

Oleh Nopi dan rekannya WN diperiksa dan dirujuk ke RSJ Bangli untuk kembali mendapatkan perawatan dan pengobatan setelah sempat putus obat 3 bulan.

"Tindakan melakukan pemeriksaan kondisi pasien dan merujuk ke RSJ Bangli," paparnya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved