Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Agresi Rusia ke Ukraina

24 WNI Tak Mau Keluar, Pilih Bertahan di Tengah Perang Ukraina

Sementara masih terdapat 13 WNI di utara Ukraina yang belum dapat dievakuasi karena pertempuran darat masih terjadi di wilayah tersebut.

Editor: Bambang Wiyono
AFP/ARIS MESSINIS
Orang-orang berjalan melewati mayat seorang kerabat di luar gedung yang hancur setelah pemboman di kota Chuguiv, Ukraina timur pada 24 Februari 2022, ketika angkatan bersenjata Rusia mencoba menyerang Ukraina dari beberapa arah, menggunakan sistem roket dan helikopter. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Tidak semua WNI yang tinggal di Ukraina ingin keluar dari kancah perang.

Terdapat 24 WNI yang memilih untuk tetap tinggal di Ukraina meski perang semakin sengit setelah Rusia melancarkan seragan darat

Sementara masih terdapat 13 WNI di utara Ukraina yang belum dapat dievakuasi karena pertempuran darat masih terjadi di wilayah tersebut.

Baca juga: Ukraina Makin Genting, Begini Kondisi Terkini 153 Orang WNI, Beberapa Sudah di Safe House

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, masih terdapat 4 WNI di Kharkiv dan 9 di Chernihiv, di sebelah utara Ukraina yang belum dapat dievakuasi.

“Pemerintah masih terus menunggu saat yang tepat untuk dapat mengevakuasi mereka,” kata Retno pada konferensi pers tentang Perkembangan Evakuasi WNI dari Ukraina, Selasa (1/3/2022).

Pemerintah memastikan para WNI tersebut akan terus dipantau pemerintah melalui KBRI Kiev dan KBRI Moskow dengan terus melakukan kontak.

Bom termobarik ditembakkan dari peluncur roket ganda TOS-1 atau TOS-1A.
Bom termobarik ditembakkan dari peluncur roket ganda TOS-1 atau TOS-1A. (Rusian defence)

Retno mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, para WNI tersebut dalam kondisi sehat dan memiliki pasokan logistik yang cukup.

Sementara, terdapat 24 WNI yang memilih untuk tetap tinggal di Ukraina karena alasan keluarga.

“Mereka menikah dengan Warga Negara Ukraina,” kata Retno.

Baca juga: 72 WNI Bekumpul di KBRI Kiev, Pemerintah Siapkan Paspor Khusus untuk Evakuasi

Sementara itu, 99 WNI dan 5 warga negara asing (WNA) yang merupakan keluarga dari WNI telah berhasil meninggalkan Ukraina.

Retno mengatakan WNI dan WNA yang telah berhasil dievakuasi sudah berada di titik aman, yakni di Bucharest, Romania dan di Rzeszów, Polandia.

Baca juga: Kabar Terbaru dari Ukraina: Seorang WNI Jaga Istrinya yang Tengah Hamil Tua

99 WNI Berhasil Dibawa Keluar

Sebanyak 99 WNI dan 5 warga negara asing (WNA) yang merupakan keluarga dari WNI telah berhasil meninggalkan Ukraina.

Kabar ini disampaikan langsung Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu RI) Rerno Marsudi pada konferensi pers tentang Perkembangan Evakuasi WNI dari Ukraina, Selasa (1/3/2022).

Retno mengatakan WNI dan WNA yang telah dievakuasi sudah berada di titik aman, yakni di Bucharest, Romania dan di Rzeszow Polandia.

Baca juga: Kesaksian WNI di Ukraina: Dengar Bom Meledak Berkali-kali, Sudah Siapkan Tas Darurat untuk Pergi

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved