Berita Badung

Hari Ngembak Geni Kerap Dimanfaatkan untuk Berkreasi, Satpol PP Badung Perketat Pengawasan

Hari Ngembak Geni Kerap Dimanfaatkan Untuk Berkreasi, Satpol PP Badung Perketat Pengawasan

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Harun Ar Rasyid
istimewa
Satpol PP Badung saat melakukan pengawasan dibeberapa DTW pada Jumat 4 Maret 2022 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Hari Ngembak Geni atau sehari pasca Hari Raya Nyepi 1944 umumnya dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berekreasi dengan mengunjungi beberapa tempat wisata, termasuk tempat-tempat umum.

Hal itu pun bisa menimbulkan kerumunan mengingat beberapa masyarakat berkreasi bersama keluarga.

Kendati demikian aktivitas masyarakat seperti itu pun tidak luput menjadi perhatian Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung. Mengingat banyak masyarakat yang bepergian ke beberapa tempat pariwisata.

Kasatpol PP Badung I Gst Agung Ketut Suryanegara tidak menampik jika banyak masyarakat yang berkreasi saat ngembak geni. Pihaknya pun sudah mengantisipasi dengan menurunkan tim untuk mengawasi daerah tujuan wisata (DTW) di wilayahnya.

"Upaya ini untuk mengawasi protokol kesehatan (Prokes) guna menekan angka positif Covid-19. Jadi kami menugaskan jajaran melakukan pengawasan ke obyek-objek wisata, tapi rata-rata laporannya hingga siang hari masih landai-landai artinya tidak begitu ramai," ujarnya Jumat, 4 Maret 2022.

Baca juga: BAHAN ALAMI untuk Redakan Sakit Gigi, Salah Satunya Bisa Dengan Berkumur Air Garam

Baca juga: 8 Korban Tewas Kebrutalan KKB Papua Belum Bisa Dievakuasi, Lokasi Tak Bisa Ditempuh Jalur Darat

Baca juga: Bawa 60 Penumpang, Garuda Indonesia Rute Sydney-Denpasar Kembali Beroperasi Hari Ini

Birokrat asal Denpasar itu mengaku dalam pengawasan Satpol PP Badung menurunkan delapan tim yang terdiri dari puluhan personel untuk melakukan pengawasan. Seperti, di pantai, pada kegiatan dresta langu, dan objek wisata alam yang ada.

"Hari ini ada delapan tim yang diturunkan, kemarin atau Selasa saat pengerupukan kita turunkan 155 personil yang kami kerahkan. Mereka tersebar pada semua desa dan kelurahan yang mengadakan kegiatan pawai ogoh-ogoh atau giat lainnya," terangnya.

Untuk memastikan wilayah kabupaten Badung aman dari virus covid-19, termasuk gangguan kamtibmas, pihaknya pun bersinergi dengan aparat lainnya dan satgas masing-masing kecamatan, desa dinas/adat. Tim gabungan ini menyebar ke beberapa banjar.

"Pelanggar Prokes pada umumnya cenderung menurun. Namun, kita tetap mengimbau kepada masyarakat dan juga tempat usaha untuk selalu taat Prokes," katanya

Kendati pelanggaran menurun, namun dirinya menghimbau agar masyarakat tidak boleh abai dan harus selalu disiplin Prokes.

Sebelumnya, Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa memerintahkan untuk Satpol PP dengan Satgas Covid Kabupaten Badung turun melakukan pemantauan terhadap kegiatan-kegiatan di masyarakat, terutama pelaksanaan yang mengikuti prokes.

Bahkan untuk di Badung katanya sudah mempersiapkan RSD Mangusda untuk memaksimalkan penanganan covid-19.

"Untuk RS sudah diupayakan menyiapkan secara maksimal termasuk tempat Isolasi Terpusat. Pihak RS sudah diminta melakukan penyisiran pasien yang terkonfirmasi covid bagi yang bergejala sedang, ringan dan OTG agar masuk isoter, dan sesuai arahan Gubernur setelah lima hari agar dilakukan PCR," imbuhnya. (*)

Baca juga: Lowongan Kerja Bali, PT Brightchamps Edte Buka Loker untuk Posisi Coding Educator

BERITA LAINNYA

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved