Berita Denpasar

PDIP Pilih Hati-hati Bahas Soal PAW Nyoman Adnyana di DPRD Bali, Sebut Masih Masa Berkabung

PDIP Pilih Hati-hati Bahas Soal PAW Nyoman Adnyana di DPRD Bali, Sebut Masih Masa Berkabung

Penulis: Ragil Armando | Editor: Harun Ar Rasyid
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali, Nyoman Adnyana 

DENPASAR, TRIBUN BALI – Berpulangnya politikus PDIP Bali yang juga Ketua Komisi I DPRD Bali, Nyoman Adnyana masih menyisakan teka-teki siapa calon kuat pengganti kader senior banteng di legislatif tersebut.

Bahkan, desas-desus mengenai calon Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota dewan Dapil Bangli tersebut.

Pasalnya, masa jabatan almarhum Nyoman Adnyana di dewan sendiri masih panjang yakni hingga 2024 mendatang.

Terkait hal tersebut, Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PDIP Provinsi Bali Ketut Tama Tenaya alias KTT mengakui adanya desas-desus tersebut.

Pun begitu, ia mengaku sampai saat ini pihaknya di internal PDIP sama sekali belum membahas mengenai proses PAW almarhum.

Apalagi, pihaknya beralasan masih dalam suasana berkabung usai ditinggal sejawatnya tersebut.

"Desas desus sudah terus berhembus di kalangan anggota di DPRD Bali. Untuk saat ini internal DPD Partai belum ada membahas PAW, kita masih dalam suasana berkabung," ujar dia, Jumat 4 Maret 2022.

Baca juga: Hari Ngembak Geni Kerap Dimanfaatkan untuk Berkreasi, Satpol PP Badung Perketat Pengawasan

Baca juga: Bawa 60 Penumpang, Garuda Indonesia Rute Sydney-Denpasar Kembali Beroperasi Hari Ini

Baca juga: Jadi Penantang Kuat Bali United, Ini Jalan Terjal Arema untuk Raih Gelar Juara, Dibantu Bebuyutan

Saat disinggung mengenai kabar dirinya akan ditarik lagi ke Komisi I DPRD Bali, KTT menjawab secara diplomatis.

Ia mengaku belum mendengar terkait kabar tersebut, KTT menegaskan hingga saat ini masih diberi amanah untuk menjabat sebagai Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Bali.

"Tidak ada itu, yang saya dengar Pak Budi Utama dari Dapil Bangli yang akan ditarik ke Komisi I, itu yang saya dengar. Saya sendiri masih tetap sebagai Ketua Bapemperda," ujarnya.

Seperti diketahui, Nyoman Adnyana sendiri merupakan anggota DPRD Bali yang sudah 2 periode menjabat dari Dapil Bangli.

Almarhum berpulang pada Sabtu 19 Februari 2022 malam lantaran sakit jantung yang sudah diidapnya sejak lama.

Ia sendiri mengawali karirnya dengan menjadi Kepala Desa Sekaan di era Orde Baru.

Kemudian, pada awal reformasi, ia duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Bangli selama 3 periode dari 1999-2014.

Adnyana pertama kali lolos ke DPRD Bali pada Pemilu 2014 dengan memperoleh 18.012 suara, sementara Budi Utama memperoleh 29.933 suara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved