Serba Serbi

Hari Ini Dewasa Ayu untuk Menikah dalam Hindu Bali, Berikut Penjelasannya

Dimana nenek moyang, sudah menuangkannya dalam wewaran yang memperlihatkan hari baik dan buruk dalam melakukan segala sesuatu di dunia ini

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Wema Satya Dinata
istimewa
Potret pernikahan karyawan Tribun Bali, Eka Mita Saputra bersama istrinya. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam Hindu Bali, dikenal adanya istilah dewasa atau hari baik (hari pilihan).

Dewasa adalah bagian dari ilmu wariga dalam kehidupan Hindu.

Dimana nenek moyang, sudah menuangkannya dalam wewaran yang memperlihatkan hari baik dan buruk dalam melakukan segala sesuatu di dunia ini.

Salah satunya adalah hari baik untuk menikah (pawiwahan).

Baca juga: Bupati Jembrana Hadiri Resepsi Venna Melinda dan Ferry Irawan, Lokasi Dijaga Ketat

Pernikahan yang dalam Hindu, dikenal sebagai bagian Panca Yadnya adalah suatu kegiatan sakral dan suci.

Untuk itu, dalam suatu pernikahan dibutuhkan hari baik atau dewasa ayu. Sehingga upacara Manusa Yadnya ini, bisa berjalan dengan lancar dan baik. Sesuai dengan tujuan pernikahan itu sendiri.

Dimana pernikahan atau hidup berumah tangga, adalah bagian dari Catur Asrama, yang sejatinya wajib dijalankan oleh seluruh umat Hindu.

Pernikahan adalah momen sakral, memasuki kehidupan selanjutnya setelah mengejar ilmu pengetahuan dengan sekolah (Brahmacari).

Sebab dikenal setelah Brahmacari, maka akan dilanjutkan dengan Grhasta. Baru menempuh Wanaprasta dan Bhiksuka.

Ada banyak aturan, dalam pemilihan hari baik untuk pernikahan. Salah satunya adalah melihat wewaran, yang kini telah dipermudah dan disediakan di dalam kakender Bali.

Biasanya mencari hari baik, akan dibantu oleh para wiku (sulinggih). Sehingga hari yang baik benar-benar didapatkan.

Salah satu hari baik, adalah hari ini yaitu tanggal 7 Maret 2022 atau Senin (Soma Paing), Sasih Kadasa. Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti, membenarkan bahwa hari ini adalah hari baik untuk melangsungkan upacara pernikahan atau Manusa Yadnya.

Ada beberapa indikator yang beliau paparkan, mengenai hal tersebut.

Diantaranya, pertama adalah dina atau hari yang baik yakni Soma (Senin).

Baca juga: TANDA Perempuan Siap Menikah di Usia Muda, Kenali Cinta Sejati dan Cinta Sesaat

"Penanggal Panglong juga bagus, kemudian dewasa dauh ayu, yang juga bagus," kata beliau kepada Tribun Bali, Senin 7 Maret 2022. Termasuk wukunya juga bagus, yakni wuku Klawu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Medium

Large

Larger

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved