Berita Bali

Bebas Tes Covid-19, Putra Merasa Diringankan Tak Ada Biaya Tambahan Lagi Saat Naik Pesawat

Ketentuan itu pun telah diberlakukan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, namun dampak atau peningkatan trafik pergerakan penumpang belum

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana terminal kedatangan domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Rabu 9 Maret 2022 sore. 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Pengguna jasa Bandar Udara kini tidak perlu melampirkan hasil tes Covid-19 PCR maupun Antigen bagi yang sudah melakukan vaksinasi dosis lengkap dan booster.

Ketentuan itu pun telah diberlakukan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, namun dampak atau peningkatan trafik pergerakan penumpang belum terlihat hari ini.

"Untuk dampak positif terhadap pergerakan penumpang di Bandara Ngurah Rai belum terlihat hari ini, mungkin baru dua sampai tiga hari nanti akan terasa ada peningkatan," ujar Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira, Rabu 9 Maret 2022.

Ia menambahkan untuk planning pax atau rencana penumpang hari ini di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali pun tidak jauh dari kemarin, atau diangka 6 ribu kedatangan dan 5 sampai 6 ribu keberangkatan total pergerakan penumpang sekitar 12 ribu orang.

Baca juga: SE Kemenhub Terbit, Trafik Penumpang Bandara Ngurah Rai Diprediksi Akan Meningkat

Pihaknya yakin dan optimis ketentuan baru itu dapat meningkatkan trafik pergerakan penumpang maupun pergerakan pesawat.

"Yakin dan optimis ketentuan ini bisa meningkatkan pergerakan penumpang dan pesawat tetapi mungkin hanya 10 sampai 20 persen belum terlalu tinggi prediksi kami," imbuh Taufan.

Pola atau tren peningkatan diprediksikan akan terjadi pada akhir pekan ini seperti periode sebelum-sebelumnya tetapi mungkin peningkatan akan lebih tinggi dari weekend sebelumnya.

Pantauan di lapangan hari ini pun menurut Taufan untuk proses keberangkatan serta kedatangan domestik berjalan lancar dan baik tidak terjadi adanya penumpukan penumpang.

Salah satu penumpang yang baru mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Kusuma Putra menyampaikan dengan adanya kebijakan baru ini tentu meringankan pengeluaran untuk melakukan perjalanan dengan pesawat.

"Rasanya bukan saya pribadi mungkin semua penumpang lain ya diringankan dengan ketentuan baru ini. Namun demikian saya juga menghimbau kepada semuanya untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara disiplin," ungkap Kusuma Putra.

Diharapkan dengan sejumlah kelonggaran kebijakan yang diberikan pemerintah ini dapat segera terwujud status pandemi menjadi endemi seiring terus menurunnya kasus Covid-19.

Jangan sampai dengan kebijakan pelonggaran seperti ini (hapus PCR/Antigen sebagai syarat penumpang pesawat) mengakibatkan peningkatan kasus baru Covid-19 karena tidak disiplin nya masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Perhubungan menerbitkan Surat Edaran Nomor 21 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19.

“Merujuk terbitnya Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 11 Tahun 2022 tentang ketentuan penyesuaian protokol kesehatan, maka kami menerbitkan SE Kemenhub sebagai petunjuk teknis pelaksanaannya di lapangan,” ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, Selasa (8/3/2022) kemarin.

Baca juga: Trafik Bandara Ngurah Rai Bali Bakal Naik, SE Kemenhub Terbit, Penumpang Tak Perlu Hasil PCR/Antigen

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved