Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Konflik Rusia vs Ukraina

AS Sebut Rusia Akan Gunakan Senjata Biologis, Rumah Sakit Bersalin di Ukraina Diserang Kremlin

Gedung Putih menuduh Moskow lah yang akan menggunakan senjata biologis tersebut dalam menyerang Ukraina

Tayang:
Penulis: I Putu Juniadhy Eka Putra | Editor: Bambang Wiyono
AP PHOTO/ANDREW HARNIK
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, Ned Price, saat berbicara mengenai situasi Afghanistan di Gedung Kemenlu AS, Washington DC, 18 Agustus 2021. 

TRIBUN-BALI.COM Pemerintah Amerika Serikat (AS) membantah jika pihaknya mendukung Ukraina soal program senjata biologis.

Bahkan, pihak Gedung Putih menuduh Moskow lah yang akan menggunakan senjata biologis tersebut dalam menyerang Ukraina.

Dilansir Tribun-Bali.com dari AFP via Kompas.com pada Kamis 10 Maret 2022 mengungkapkan jika pihak Rusia menyebarkan berita hoaks

"Kremlin dengan sengaja menyebarkan kebohongan bahwa Amerika Serikat dan Ukraina melakukan kegiatan senjata kimia dan biologi di Ukraina," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Ned Price.

"Rusia menciptakan dalih palsu dalam upaya membenarkan tindakan mengerikannya sendiri di Ukraina," lanjut Price.

Kemudian, Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan, klaim itu tidak masuk akal dan "Kami juga melihat pejabat China menggemakan teori konspirasi ini."

Baca juga: VIDEO Serangan Rusia Hantam Rumah Sakit Bersalin di Mariupol Ukraina, Anak-anak Terkubur Reruntuhan

Hal tersebut disampaikannya lewat akun Twitter pribadinya @PressSec pada 10 Maret 2022.

Orang-orang berjalan melewati mayat seorang kerabat di luar gedung yang hancur setelah pemboman di kota Chuguiv, Ukraina timur pada 24 Februari 2022, ketika angkatan bersenjata Rusia mencoba menyerang Ukraina dari beberapa arah, menggunakan sistem roket dan helikopter.
Orang-orang berjalan melewati mayat seorang kerabat di luar gedung yang hancur setelah pemboman di kota Chuguiv, Ukraina timur pada 24 Februari 2022, ketika angkatan bersenjata Rusia mencoba menyerang Ukraina dari beberapa arah, menggunakan sistem roket dan helikopter. (AFP/ARIS MESSINIS)

"Sekarang Rusia membuat klaim palsu ini ... kita semua harus waspada terhadap kemungkinan Rusia menggunakan senjata kimia atau biologis di Ukraina," tulisnya.

Pada 6 Maret, Kementerian Luar Negeri Rusia menulis di Twitter bahwa pasukan Rusia menemukan bukti Kyiv menghapus jejak program militer-biologis di Ukraina, yang diduga dibiayai oleh Amerika Serikat.

Price mengatakan, "Disinformasi Rusia ini benar-benar omong kosong" dan menambahkan, Rusia memiliki "rekam jejak menuduh Barat atas kejahatan yang dilakukan Rusia sendiri."

Namun, Amerika Serikat pada Selasa (8/3/2022) mengatakan, pihaknya bekerja dengan Ukraina untuk mencegah pasukan Rusia menyita bahan penelitian biologis di negara itu.

Rusia Serang Rumah Sakit Bersalin Ukraina

Dilansir Tribun-Bali.com dari Kompas.com pada Kamis 10 Maret 2022 dalam artikel berjudul Serangan Udara Rusia Hantam Rumah Sakit Bersalin Ukraina, 17 Terluka, invasi Rusia terhadap Ukraina semakin membabi buta.

Baca juga: Militer Rusia Hantam Rumah Sakit Bersalin Ukraina, 17 Terluka, Wanita Hamil Berdarah-darah

Bahkan, serangan udara militer negara yang dipimpin Presiden Vladimir Putin tersebut menghancurkan rumah sakit bersalin di kota pelabuhan Mariupol pada Rabu 9 Maret 2022.

Serangan itu dilancarkan setelah peringatan dari Barat bahwa invasi Moskwa bisa lebih brutal dan tanpa pandang bulu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved