Berita Buleleng

Kadek Arsana dan Anaknya Ditetapkan Tersangka, Buntut Kasus Perkelahian di Desa Kaliasem Buleleng

Masih ingat dengan kasus perkelahian berdarah yang melibatkan dua keluarga asal Banjar Dinas Lebah, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali?

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Masih ingat dengan kasus perkelahian berdarah yang melibatkan dua keluarga asal Banjar Dinas Lebah, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali?

Dari kasus ini, polisi telah menetapkan dua orang tersangka, yakni Kadek Arsana bersama anaknya Gede Porda. Keduanya telah diamankan di Rutan Polres Buleleng

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya ditemui Senin 21 Maret 2022 mengatakan, penetapan tersangka dilakukan oleh pihaknya sekitar seminggu yang lalu.

Kadek Arsana dan Gede Porda ditetapkan sebagai tersangka, atas hasil pemeriksaan saksi-saksi dan barang bukti yang ditemukan oleh penyidik.

Baca juga: Uang Tunai Rp 20 Juta Raib, Tas Milik Pedagang di Pasar Anyar Buleleng Dicuri Saat Tidur

Penyidik menyimpulkan kedua tersangka lah yang diduga harus bertanggung jawab atas perbuatannya, karena menyebabkan keluarga Putu Mas Merta mengalami luka-luka. 

Di mana, dari hasil penyelidikan, barang bukti yang berhasil diamankan oleh penyidik berupa sebuah golok, pipa besi dan linggis merupakan milik Kadek Arsana dan Gede Porda.

Sementara pemilik barang bukti berupa lesung, hingga saat ini masih dicari tau oleh penyidik. Mengingat kedua belah pihak enggan mengakui barang tersebut. 

Baca juga: Buleleng Raih Peringkat Tiga MCP Korsupgah Korupsi KPK RI 2021

Mengingat kasus perkelahian ini berunjung pada saling lapor, AKP Sumarjaya menyebut, khusus untuk laporan dari pihak Kadek Arsana dan anaknya, masih dalam tahap penyelidikan oleh polisi.

"Untuk laporan dari Kadek Arsana masih dilakukan pengembangam, perlu pendalaman pemeriksaan dari saksi-saksi," jelasnya. 

Akibat perbuatannya ini, Kadek Arsana bersama anaknya Gede Porda pun dikenakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. 

Diberitakan sebelumnya, dua keluarga di Banjar Dinas Lebah, Desa Kaliasem, Kecamatan Sukasada, Buleleng terlibat perkelahian, Jumat 4 Maret 2022 malam, sekitar pukul 23.00 wita.

Akibatnya, kedua keluarga itu pun mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit, dan berujung pada saling lapor. 

Baca juga: Polres Buleleng Periksa Komang P, Terlapor Kasus Dugaan Penipuan PMI 

Dua kubu yang terlibat perkelahian ini diantaranya keluarga dari Putu Mas Merta (48), dengan keluarga dari Kadek Arsana.

Perkelahian terjadi di pinggir jalan, tepat di depan kediaman milik Putu Mas Merta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved