Swiss Open

JUARA SWISS OPEN 2022 Jadi Kado Manis Kebangkitan Jojo dan Fajar/Rian, Akhiri Puasa Gelar 2 Tahun

Dua kontingen pebulutangkis Indonesia berhasil menyabet gelar juara di Final Swiss Open 2022 pada minggu 27 Maret 2022.

Zhang Cheng / XINHUA / Xinhua via AFP
Jonatan Christie dari Indonesia melakukan selebrasi usai pertandingan tunggal putra melawan Li Shifeng dari China dalam pertandingan final antara China dan Indonesia di turnamen bulu tangkis Piala Thomas di Aarhus, Denmark, 17 Oktober 2021. 

TRIBUN-BALI.COM Bendera Indoneisa kembali berkibar di kancah Internasional lewat ajang bulutangkis Swiss Open 2022.

Dua kontingen pebulutangkis Indonesia berhasil menyabet gelar juara di Final Swiss Open 2022 pada minggu 27 Maret 2022.

Adapaun dua gelar juara tersebut disubangkan di sektor tunggal putra dan ganda putra.

Pada sektor tunggal putra, Jonatan Christie, atau Jojo berhasil mengakhiri puasa gelarnya usai mengalahkan wakil India Prannoy H.S. dalam dua gim langsung, 21-12, 21-18.

Sedangkan, di sektor ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto pun turut menumbangkan ungglan delapan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dalam dua gim langsung 21-18 dan 21-19.

Kemenangan dua wakil Indonesia ini pun membuktikan jika Joj dan Fajar/Rian masih memiliki taji.

Modal Penting Untuk Raih Gelar Juara Lainnya Bagi Jojo

Bagi Jojo, kemenangan ini pun mengakhiri masa paceklik gelarnya setelah beberapa kali mengikuti turnamen dunia.

Baca juga: JONATAN CHRISTIE Juara Swiss Open 2022, Kalahkan Tunggal Putra India 2 Gim Langsung

Jojo pun diketahui nihil gelar selama dua tahun dirinya mengikuti kompetisi bulutangkis Internasional.

Terakhir kali dirinya meraih medali emas pada Asian Games 2018 lalu.

Berbagai hasil kurang baik diterima Jojo, alhasil tak sedikit pihak yang meremehkannya sebagai bintang sesaat.

Gelar juara ini terasa begitu istimewa bagi Jonatan jika mengingat perjuangannya yang tidak mudah. Ia juga berharap gelar ini menjadi motivasi untuk meraih gelar-gelar berikutnya tahun ini.

“Hasil ini sangat berarti buat saya, bukan hanya gelar juaranya tapi juga ke prosesnya. Saya bisa main di sini dan All England kemarin saja sudah sebuah anugerah luar biasa setelah saya positif Covid-19 di Jerman. Ini pasti campur tangan Tuhan. Apalagi saya sudah tidak juara, dua setengah tahun,” ungkap Jojo dikutip Tribun-Bali.com dari situs PBSI pada Senin 28 Maret 2022.

Senyum Jonatan Christie (Jojo) saat memeluk Piala Thomas 2021
Senyum Jonatan Christie (Jojo) saat memeluk Piala Thomas 2021 (Twitter/@shanju)

“Masih banyak yang saya ingin raih, gelar-gelar di level lebih tinggi. Semoga juara di Swiss ini bisa jadi awalan dan motivasi saya di tahun 2022. Mudah-mudahan saya bisa konsisten bermain seperti ini. Maksimal dan menikmati pertandingan,” harapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved