Liga 1
LAGA Pamungkas Persib Bandung Penentu Degragasi, Robert Alberts Ngotot Tutup Musim Dengan Kemenangan
Pada laga terakhir Liga 1 2021-2022, Persib akan menghadapi Barito Putra yang nyaris terdegradasi, Robert Alberts tetap ingin meraih kemenangan.
Penulis: Putu Kartika Viktriani | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM - Kiprah Persib Bandung di Liga 1 bisa dibilang cukup eksis musim ini. Meskipun tak menjadi juara, Persib Bandung setidaknya menjadi runner up di akhir musim.
Beragam cibiran pun diterima pelatih Persib Bandung, sebab dia sempat berjanji diawal musim akan mempersembahkan gelar juara.
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, nyatanya tak mau ambil pusing atas hal tersebut.
Ia mencoba melihat dari sudut pandang berbeda terhadap raihan timnya di klasemen Liga 1 2021.
Robert Alberts menyebut musim Liga 1 2021-2022 bukanlah musim yang normal bagi timnya yang gagal juara.
Persib Bandung telah dipastikan gagal memenuhi ambisi juara Liga 1 2021-2022.
Sebab posisi tersebut telah direnggut oleh Bali United.
Persib harus puas menjadi runner-up Liga 1 2021-2022 usai pada pekan ke-33 meraih hasil imbang 0-0 saat melawan Persik Kediri.
Baca juga: Bali United Akan Ikuti Keputusan PT LIB Soal Pesta Juara, Minta Suporter Tunggu Pengumuman Resmi
Hasil imbang tersebut sekaligus menutup peluang Maung Bandung untuk juara Liga 1 meski masih menyisakan satu pertandingan.
Persib kini terpaut empat angka dengan Bali United yang sudah dipastikan menjuarai Liga 1 2021-2022.
Persib mengumpulkan 68 poin dari 33 pertandingan Liga 1 2021-2022.
Persib pun sejauh ini menjadi tim dengan pertahanan terkuat di Liga 1 dengan hanya kebobolan 21 gol.
Pelatih Persib, Robert Rene Alberts, pun mencermati poin timnya yang melampaui capaian musim sebelumnya.
Menurut Robert Alberts, torehan poin Persib sudah layak menjadi juara jika terjadi pada tiga musim lalu.
"Dalam empat musim terakhir jika anda bisa meraih 68 poin maka anda menjadi juara," ucap Robert Alberts seperti dilansir dari situs resmi klub.
Bahkan Persib masih bisa menambah poin lewat laga pamungkas melawan Barito Putera.
Juru taktik asal Belanda itu menganggap musim ini bukanlah musim yang normal bagi Persib.
Baca juga: MENILIK Kiprah Robert Rene Alberts Selama 3 Tahun di Persib Bandung, Masih Layak Dipertahankan?
"Tetapi musim ini bukanlah musim yang normal dan kami masih bisa menambah poin (pertandingan melawan Barito Putera)," kata Robert Alberts.
Robert Alberts pun bertekad untuk membawa timnya menutup Liga 1 2021/2022 dengan kemenangan.
Di laga penutup, Persib Bandung akan menghadapi Barito Putera di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 31 Maret 2022 mendatang.
"Kami menantikan laga terakhir untuk diselesaikan dengan cara yang baik setelah melalui masa-masa yang melelahkan," kata Robert.
Soal raihan poin Persib, Robert mengaku senang.
Karena menurutnya, produktivitas tim Maung Bandung telah mengalami perkembangan.
Sebab raihan 68 poin tim Persib yang kedepannya masih bisa bertambah, telah mematahkan raihan poin terbanyak Persib pada Liga Super Indonesia 2008/2009 lalu.

Pekan lalu Robert Alberts juga sempat menyinggung soal keuntungan Bali United yang bermain di wilayahnya sendiri.
"Kami tahu setelah seri ketiga, semua bermain di Bali. Tentu, ini sangat memudahkan satu tim dari beberapa sisi," tutur Robert Alberts.
"Sehingga, bisa dimanfaatkan oleh mereka. Mereka juga bisa memastikan di puncak klasemen," imbuhnya.
Baca juga: PERSIB BANDUNG Diselimuti Kegalauan Pasca Gagal Juara Liga 1, Nick Kuipers: Kami Tetaplah Tim Solid
Di laga terakhir, Persib akan menghadapi Barito Putera di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.
Laga ini akan berlangsung pada Kamis 31 Maret 2022.
Dilansir dari Tribunnews.com, jika dalam laga ini Persib, tidak kebobolan lebih dari lima gol maka Persib dipastikan menjadi tim dengan pertahanan terbaik di Liga 1 2021-2022.
Pada putaran pertama, Persib menang 1-0 atas Barito Putera di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, 4 September 2021.
Kini, hasil pertandingan Persib vs Barito akan mempengaruhi persebaran slot aman degradasi di papan bawah klasemen.
Sebab Barito Putra bersama PSS Sleman terancam digeser Persipura di klasemen zona degradasi.
Padahal, PSS Sleman juga akan menghadapi tim sulit, Persija Jakarta.
Persib dan Persija lebih diunggulkan karena sedang dalam performa bagus musim ini.
Persija Jakarta menang dua kali dan sekali imbang dalam empat laga terakhir, termasuk menahan imbang tim 5 besar, Bhayangkara FC.
Baca juga: Robert Alberts Ungkap Pemain Persib Grogi Saat Hadapi Persik, Laga Penentu Gelar Juara Bali United
Sementara Persib Bandung, belum terkalahkan dalam 9 laga terakhir, meskipun dalam dua laga terakhir hanya meraih hasil imbang.
Tentunya laga ini semakin menarik mengingat target Persib Bandung ingin meraih kemenangan untuk akhir kompetisi.
(*)