Berita Klungkung

Ida Dewa Agung Jambe Belum Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional, Dewan Klungkung Usulkan Ini

Ida Dewa Agung Jambe Belum Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional, Dewan Klungkung Usulkan Ini

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Seorang warga saat melihat foto Raja Klungkung Ida Dewa Agung Jambe di Museum Semarajaya Klungkung beberapa waktu lalu. Sampai saat ini Pemkab Klungkung tengah mengupayakan mengusulkan Ida Dewa Agung Jambe sebagai pahlawan nasional. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG -  Ida Dewa Agung Jambe Belum Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional, Dewan Klungkung Usulkan Ini.

Tidak kunjung ditetapkannya tokoh Klungkung, Ida Dewa Agung Jambe sebagai pahlawan nasional mendapat sorotan dari anggota dewan Klungkung.

Dalam parpurna belum lama ini, dewan memberikan rekomendasi agar Pemkab Klungkung menyertakan Keris Pusaka Ardawalika dalam pengusulan tokoh Puri Klungkung tersebut sebagai pahlawan nasional.

Wakil Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru mengungkapkan, berdasarkan Surat Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos RI No. 44/5/PB.05.01/01/2022 tentang Penyampaian Hasil Usul Calon Pahlawan Nasional Tahun 2021.

Bahwa usulan Kabupaten Klungkung ditolak oleh Sekretaris Militer Presiden sesuai Surat No. R-84/KSN/SM/DT,00,01/10/2021 tanggal 28 Oktober 2021 untuk pengajuan Ida Dewa Agung Jambe memperoleh Gelar.

TP2GD Pusat memberikan kesempatan mengusulkan untuk satu kali lagi, dengan melengkapi:

• Rekomendasi gubernur terbaru

• Riwayat perjuangan dan biografi (jika ada perubahan dari usulan sebelumnya)

• Foto Ukuran 5R

"DPRD berpendapat sebaiknya usulan baru, dilengkapi dengan fotocopy Keris Pusaka dan surat keterangan dari Kepala Musium Nasional sebagai bukti fisik Keris Pusaka Ardawalika yang pernah dihadirkan pada saat Peringatan Puputan Klungkung ke-100 tahun pada tahun 2008," ujar Wayan Baru, Minggu 3 April 2022.

Menurut Wayan Baru, Keris pusaka Ardawalika ini jelas-jelas telah mendapat pengakuan negara (melalui Museum Nasional) sebagai simbol kekuatan Militer pemerintah raja kala itu.

Dalam deskripsi keris yang kini disimpan di Museum Nasional itu, tercatat bahwa Keris Ardawalika selalu dipegang dan tidak pernah lepas dari tangan Ida I Dewa Agung Jambe.

Termasuk pada saat pertempuran Puputan Klungkung 1908 yang tidak imbang dengan kekuatan militer dan melawan penjajah Belanda.

Ida Dewa Agung Jambe merupakan raja terakhir dari kerajaan Klungkung, yang mencetuskan perang puputan terhadap kolonial Belanda, Selasa 28 April 1928 silam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved